KotaAMBON, cahaya-nusantara.com
Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Katolik Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Bernard Fanulene, S.Pd mengatakan kelompok pemuda Peduli Kasih dari Benteng kecamatan Nusaniwe Kota Ambon hadir di Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon untuk menampilkan pendidikan nilai “pengorbanan” seiring dengan aksi berbagi kasih dengan sesama yang membutuhkan perhatian sebagai akibat dari dampak pandemi Covid-19 yang mendunia dan juga melanda kota Ambon sejak beberapa bulan terakhir.
Demikian antara lain penegasan Pembimas di Passo, Sabtu, 01/08/2020 pada saat pembagian sembako kepada 3 komunitas warga Passo dan sekitarnya yang dilakukan oleh kelompok pemuda peduli kasih Benteng dalam kerjasamanya dengan Rukun Santo Yohanes Paulus paroki Santo Yoseph Passo.
Dikatakan apa yang dilakukan oleh para pemuda ini pertama-tama dilihat sebagai sebuah gerekan yang sangat positif dimana dari segi internal gereja, gerakan ini merupakan implementasi kongkrit dari ajaran sosial gereja yakni bagaimana Gereja hadir lewat karya-karya karitas sosial kemasyarakatan: sementara jika dilihat dari segi pemerintahan terutama pada Kementerian Agama dirinya melihat aksi para pemuda ini sebagai sebuah implentasi nyata yang kongkrit dari konsep moderasi beragama dan peningkatan kualitas hidup dari umat beragama itu sendiri yang mewujudkan kerukunan hidup umat beragama. “Inilah sebuah dialog hidup yang nyata” ujarnya sambil menambahkan artinya konsep agama itu harus mendarat bukan saja hanya sekedar sebuah konsep atau teori tapi harus mendarat untuk dihidupi oleh semua umat beragama sehingga bagi dirinya selaku pembimas anak-anak muda ini sebagai inspirasi bagi semua komponen orang muda untuk bergerak tanpa harus digerakkan pun mesti ada inisyatif yang tumbuh secara alami dari anak-anak muda. Oleh sebab itu ketika dirinya diminta untuk hadir selaku Pembimas Katolik dirinya meresponinya dan hadir serta membuka kegiatan aksi kemanusiaan itu.
Selanjutnya menurut Fanulene kehadirannya pada kegiatan tersebut sebagai sebuah respon positif sebagai dukungan moril dan berharap kegiatan serupa jangan hanya berhenti pada aksi kali ini tetapi bisa berlanjut dengan aksi-aksi yang lain lagi. Bahkan dirinya menghimbau agar ke depan bisa membentuk sebuah organisasi bersama yang diberi nama sebagai Molucas First Relegy. sehingga dalam kebersamaan ke depan bisa melakukan banyak hal positif lainnya.
Sementara itu, koordinator kegiatan pembagian sembako pemuda peduli Kasih asal Benteng,Molan Naabi dalam sambutannya sesaat sebelum pembagian sembako antara lain mengatakan kelompok Pemuda Peduli Kasih ini terdiri dari pemuda asal paroki Santa Maria Bintang Laut yang penuh inisyatif untuk bergerak bagaimana melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi umat dan masyarakat yang memang layak untuk dibantu.
Menurutnya keanggotaan dari kelompok ini walaupun rata-rata adalah katolik tetapi aksinya tidak mewakili rukun ataupun paroki setempat melainkan bergerak atas inisyatif pribadi dan kelompok dan ke depan tidak menutup diri dari keanggotaan yang berasal dari Gereja lain dan juga dari Muslim.
Terkait dengan aksi kemanusian yang dilakukan oleh kelompoknya Naabo mengatakan pihaknya selalu menghindari pelaksanaan yang bersifat formal dengan prinsip melakukan kebaikan tidak perlu dibesar-besarkan, sebaliknya sudah cukup apabila aksi nyata itu mencapai kelompok sasaran dan lebih dari itu bisa bermanfaat dari sesama manusia terutama mereka yang memang benar-benar membutuhkan bantuan dan lebih dari itu aksi nyata itu sendiri merupakan sebuah implementasi secara vertikal berarti di mata Tuhan
Sementara itu Ketua Rukun Santo Yohanes Paulus Paroki Santo Yoseph Passo, Klara Rumadery/Lamere dalam sambutannya selain berterima kasih atas aksi nyata dari Pemuda Peduli Kasih dari Benteng ini yang memilih warga Rukunnya sebagai salah satu tempat untuk menyalurkan berkat-berkat mereka dalam bentuk pemberian sembako, pihaknya patut bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada para Pemuda ini dimana aksinya ini sejalan dengan program kerja dari Rukun yang dipimpinnya. Ia menyambut baik
rencana dan aksi nyata pemuda Peduli Kasih asal Benteng ini yang akhirnya juga menggerakkan pihaknya untuk menggabungkan dengan apa yang dikumpulkan dari Rukunnya serta beberapa penyumbang kainnya lagi sehingga dapat melaksanakan aksi pembakian sembako dimana diberikan bulan saja kepada warga Rukun Santo Yohanes Paulus yang membutuhkannya akan tetapi juga kepada sejumlah warga dari Gereja lain dan dari warga Muslim yang berada di lingkungan sekitarnya.
Sementara itu dari pantauan media ini aksi nyata pembagian yang dilakukan oleh kelompok Pemuda Peduli Kasih Benteng ini selain di lingkungan Rukun Santo Yohanes Paulus mereka juga berbagi telah berbagi kasih di Benteng dan akan berbagi kasih kepada warga di Waeyori Passo hingga ke Suli.(CN-01)


