Ambon, cahaya-nusantara.com

Bertempat di Aula Johannes Aerts  Waeare Suli Kabupaten Maluku Tengah, Minggu, 31/3. Bimas Katolik Kanwil Kemenag Provinsi Maluku menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Keluarga Bahagia bertemakan; Dengan Pembinaan Keluarga Bahagia Kita Wujudkan Semangat Moderat Beragama Dalam Keluarga-Keluarga Katolik.

Kegiatan Pembinaan Keluarga Bahagia diawali dengan perayaan Misa Kudus yang dipimpin oleh Staf ahli Uskup Amboina pastor Agus Ulahayanan, Pr kemudian dilanjutkan dengan sambutan pembukaan kegiatan oleh Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Bernard Fanulene,

Selanjutnya Pembimas  dalam sambutannya antara lain mengatakan tujuan dari kegiatan pembinaan adalah sejalan dengan perhatian Kementerian Agama dewasa ini yakni membangun nembangunan  miderasi beragama.

Dikatakan Bimas katoluk merasa penting untuk mengejewantahkan semangat ini agar lebih konkrit dalam kehudupan keluarga, karena sebagauamana yang diketahui, kata Dia, institusi apapun memiliki embrio pada keluarga.

Menurutnya,  bila pembinaan yang terjadi di dalam keluarga itu baik maka di dalam keluargalah akan lahir atau akan muncul pemahaman yang baik tentang beragama dengan sempurna kerena dalam keluarga sesungguhnya sudah secara natural.menghargai dan menerima perbedaan.

Selanjutnya menurut Fanulene.kalau setiap pribadi yang dilatih untuk menghargai setiap  perbedaan  antara bapak dan mama atau antara anak dan orangtua dan sebaliknya maka sudah barang tentu akan terbawa dalam masyarakat. Sebagai cintoh Fanulene menyebutkan di dalam keluarga saja ada anak yang hitam, ada yang putih, ada yang memiliki rambut lurus dan ada pula yang memiliki rambut keriting, bahkan ada yang tinggi dan ada yang pendek akan tetapi jika dalam keluarga orang tua mampu mengelolah dan mampu membina dan menanamkan hal-hal yang baik maka kehidupan keluarga akan adem-adem saja. oleh sebab itu semangat ini didorong untuk bagaimana dihidupkan untuk didorong ke dalam ruang yang kebih luas. terutama dalam hidup bermasyarakat, karena memang pergumulan Bimas Katolik saat ini adakah bagaimana menterjemahkan apa yang menjadi harapan Menteri Agama  kemudian yang ditegaskan oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Faisal Musaad S.Pd. M.Pd yang dalam berbagai kesempatan berupaya untuk mendorong pemahaman moderasi beragama atau menghidupi moderasi beragama.

Kegiatan pembinaan berlangsung selama sehari penuh dengan 3 pemateri yakni Pastor Agus Ulahayanan selaku Staf Ahli Uskup Amboina yang memaparkan tentang Identitas Keluarga Katolik dalam mewujudkan  Moderasi Beragama. Dilanjutkan dengan materi  Psikologi Keluarga yang disampaikan oleh Rektor Seminari Tinggi  Santo Yudas Thadeus Ambon, Pastor Corneles Serilarat. Dan diakhiri dengan materi Arah Pastoral Tentang  Keluarga Katolik yang disampaikan oleh  Ketua Komisi Keluarga, pastor Thio Refwutu.(CN-02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *