Ambon,
cahaya-nusantara.co.id


Sekretaris Umum Panitia
Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional di Ambon,
Titus Renwarin, mencapai 3 sukses, yakni sukses Pelaksanaan, Sukses Prestasi
dan sukses pertanggungjawaban. Demikian antara lain penjelasan Renwarin kepada
eatawan di ruang kerjanya, Rabu, 7/3. Dikatakan, terkait dengan pelaksanaan
hajatan umat Katolik terbesar dan pertamakali secara nasional di mana Ambon
selaku tuan rumah, pihak panitia Provinsi Maluku telah membagi tugas untuk
penanganannya dimana panitia Pemda atau pemerintah Maluku akan menangani mulai
dari penyelenggaraannya sampai pada evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan
tersebut.

Sementara pihak LP3K Maluku
diberikan 2 tugas masing-masing Pertamamenyiapkan kontingen Maluku dimana saat
ini telah dalam proses penyiapan dan sebentar lagi akan masuk ke pusat latihan.
Kedua, LP3K membantu Pemda, khususnya panitia untuk mengkoordinasikan penyiapan
LP3K se-Indonesia dalam hal pembentukan LP3Knya dan kesiapan untuk
berpartisipasi dalam event pesparani di kota Ambon. ”Jadi itu tugas koordinatid
yang dilakukan oleh LP3K”, ujar Renwarin sambil berharap pada rapat terakhir
yang akan dipimpin oleh Wakil gubernur akan dijabarkan dengan jelas tentang
pembagian tugas dan tanggungjawab tersebut.serta mendengarkan laporan tentang
kesiapan panitia provinsi Maluku. Menurutnya pada tanggal 10 Maret mendatang
akan digelar rapat perdana secara nasional di Bali yang akan difasilitasi oleh
Kementerian Agama RI yang akan dihadiri oleh LP3K seluruh Indonesia di bawah
LP3K Nasional.

Menurut Renwarin sudah
hamper pasti dalam rapat tersebut kesiapan seluruh daeraah akan dilaporkan pada
rapat tersebut. Disebutkan untuk pabnitia Penyelenggara di Maluku pada
kesempatan itu akan menawarkan tentang tema pesparani, sub tema pesparani,
motto, logo, mars, jenis mata lomba, kemudian istimasipeserta serta pagu
anggaran. Menurut Renwarin hal-hal tersebut telah disiapkan oleh panitia Daerah
dengan maksud untuk mempermudah pabitia nasional dalam bekerja mengingat
panitia daerah telah bekerja sejak satu tahun lalu, meskipun LP3K Nasional
barusan saja dibentuk. Penyuapan tersebut termasuk tempat penyelenggaraan
kegiatan mulai dari acarapembukaan dan penutupan serta tempat-tempat seminar,
rapat LP3K secara nasional dan tempat-tempat berlangsungnya lomba-lomba. Dan
jika rencana tersebut disetujui dalam rapat di Bali nanti maka akan dilanjutkan
kepada Menteri agama RI untuk selanjutnya dilanjutnkan kepada Presiden guna
menjadi pedoman penyelenggaraan pesparani.dan dengannya berarti telah mencapai
final.(CN-03)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *