Ambon,
cahaya-nusantara.co.id
Sebanyak 194 CPNS di lingkungan Kanwil
Hukum dan Ham Maluku mengikuti pembekalan orientasi yang dilaksanakan oleh
Kemenkumham Provinsi Maluku.
Kegiatan ini berlangsung  selama dua tahap masing-masing tahap pertama
dari tanggal  22 – 26 Januari dilanjutkan
pada tanggal 26 januari s/d 3 Februari 2018.
Pembukaan Kegiatan pembekalan
dilaksanakan di gedung Islamic Centre Ambon oleh Wakil Gubernur Maluku  Zeth. Sahuburua yang dalam sambutamnnya
antara lain mengatakan penambahan ke-194 CPNS melalui seleksi pada jajaran
Kemenkumham  Provinsi Maluku dapat
menurunkan  angka pengangguran di Maluku.
Oleh sebab itu Pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada Kemenkumham atas
rekrutmen tenaga CPNS yang hampir seluruhnya berasal dari daerah Maluku ini.
Meskipun demikian, Sahuburua mengatakan
sebanarnya pihaknya kecewa mengingat dari 8000 lebih pelamar akan tetapi yang
lolos administrasi hanyalah 6000 orang. Dan dari 6000 orang yang dinyatakan
lulus murni hanya 67 orang, meskipun demikian dirinya kemudian memahaminya
setelah mendapat penjelasan dari Kakanwil Maluku yang mengatakan hal itu
terjadi karena bukan saja seleksi ilmu pengetahuan semata melainkan banyak yang
gugur akibat dari seleksi tentang wawasan nusantara.
Seraya bersyukur kepada Tuhan atas
kesempatan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan Ham dengan merekrut
putra-putri Maluku untuk menjadi CPNS di lingkungan Kementerian Hukum dan Ham
Maluku, Wagub juga berharap agar lembaga vertikal lainnya di lingkup Pemda
Maluku juga membuka kesempatan yang sama sehingga anak-anak di Maluku baik
tamatan SMA maupun Perguruan Tinggi bisa berkesempatan bekerja sehingga dapat
meringankan beban yang juga menjadi tugas dan tanggung jawab Pemda Maluku.
Selanjutnya pada kesempatan itu
Sahuburua mengatakan para pendiri bangsa ini menitipkan pesan suci dalam
Pembukaan UUD NKRI 1945 yakni lindungilah segenap bangsa dan seluruh tumpah
darah yang berarti rakyat Indonesia, khususnya yang berada di wilayah lain
harus merasa aman kalau datang di Maluku, demikian sebaliknya masyarakat dari
Maluku ke daerah lain juga harus merasa aman, Dan pesan yang kedua adalah
sejahterahkanlah bangsaku, artinya rakyat Indonesia harus sejahtera dan tidak
boleh miskin, meskipun demikian ada kenyataan bahwa Maluku masih tergolong
provinsi termiskin ke-4 di Indonesia dan yang ketiga adalah mencerdaskan
kehidupan bangsa. Menurut Sahuburua pesan ketiga ini berarti anak-anak
Indonesia harus pandai karena kalau tidak pandai maka tidak bisa duduk sama
rendah dan berdiri sama tinggi dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Sesudah memberikan sambutan Sahuburua
masih meluangkan waktu untuk mewawancarai sejumlah peserta untuk mengetahui
sejauh mana tekad dari CPNS baru ini dalam mengabdi kepada nusa dan bangsa
melalui Kemenkumham.(CN-02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *