cahaya-nusantara.co.id
Natal persekutuan warga kristen Halmahera Utara digelar di Ambon, 9 Desember 2017 dengan tema Imanuel Allah beserta kita.
singkat yang menggambarkan kehidupan
yang serba sibuk di tanah rantau dan juga kehidupan duniawi yang kerap
menciptakan salah paham di antara sesama sekalipun sama dalam profesi dan
pekerjaan, dilanjutkan dengan pembakaran lilin natal oleh Ketua Persekutuan dan
pendeta serta sesepuh warga Halut Plus dan dilanjutkan dengan pewartaan firman
yang diantarkan oleh pendeta Woly Watimena yang dalam pewartaannya
antara lain mengatakan natal bukan sekadar untuk dirasakan akan
tetapi jauh dari itu natal harus mampu merubah hidup manusia karena jika
mengacu pada pesan tema natal yakni Imanuel, Allah beserta kita maka yang perlu
dipahami dan dihayati adalah sebagai setiap orang beriman harus memahami bahwa
di dalam hidup ini ada dua jenis berkat dari Allah Bapa yakni berkat yang
dicurahkan oleh Allah tanpa membedakan orang baik ataupun orang jahat seperti
misalnya setiap makluk di bumi akan menerima hujan dan panas tetapi hanya orang
yang menjadi anak dari Bapa di surga saja yang bisa menerima berkat berupa
warisan.
Oleh sebab itu Watimena meminta warga peserta natal untuk mampu
memposisikan diri selaku anak yang baik sehingga warisan yang dijanjikan Tuhan
sebagaimana di dalam doa Bapa Kami bisa diperolehnya. sesungguhnya warisan
diberikan kepada anak-anak Tuhan karena
sebavgai manusia semua orang boleh menerima berkat Tuhan akan tetapi
bagi anak-anak Tuhan selajn menerima berkat juga memperoleh warisan kerajaan surga
asalkan sebagai anak-anak Tuhan hanya mampu memposisikan diri sebagai anak anak
Tuhan dan senantiasa mendekatkan diri
kepada Bapa di surga”, ujar Watimena sembari mencontohkan kedekatan yang
terjalin antara nabi Elia dan Elisa di nyaman perjanjian lama.
selalu mempoSIsikan diri sebagai anak teRhadap Elia sehingga berkat diberikan
kepada Elisa saat ELIsa menyaksikan Elia naik surga dengan dijemput oleh kereta
kuda dari surga.
Halut plus Ambon sekaligus Ketua
Kerukunan Keluarga Kristen Halut Plus Pdt, Raymond Selong da sambutannya
mengatakan suasana natal dan tahun baru
mengingatkan baik pengurus maupun warga Halut plus untuk saling berdamai, dimana mungkin waktu-waktu
sebelumnya terdapat salah paham dan salah pengertian yang disebabkan karena
berbagai kesibukan dan pemikuiran yang berbeda-beda maka momentum natal dan
tahun baru hendaknya dipergunakanan untuk saling memaafkan satu sama yang lain
dan ia mengajak untuk bersatu lagi memajukan kerukunan keluarga Halut Plus di
tahun baru mendatang.
kerukunan Kristen Halut ini terkesan meskipun sederhana akan tetapi sangat
hikmat dan semarak dengan berbagai lagu
yang mencirikan suasana natal dan tahun baru serta beberapa tembang yang
bernuansa persaudaraan sejali yang terjalin antara warga Tobelu Ternate Tidore
bacan dan Obi dan keseluruhan acara natal ditutup dengan hidangan malam bersama
yang dinikmati oleh seluruh warga serta para undangan yang hadir.(CN-02)


