Ambon, cahaya-nusantara.co.id
Walikota Ambon, Richard Louhenapessy
mengatakan pada tahun 2019 kota Ambon ajan diakui sebagai kota Musik Dunia dan
tahun 2020 kota Anbon akan ditetapkan sebagai kota Destinasi parawisata Dunia. Demikian
antara lain penegasan Louhenapessy kepada wartawan di Ambon saat mebyampaikan
pidato HUT kota Ambon yang ke 442 tahun dalam rapat paripurna istimewa yang
digelar oleh DPRD Kota Ambon, Rabu,6/09.
Di kesempatan itu Lohenapessy memaparkan
berbagai keberhasilan yabg diraih oleh kota Ambon seperti misalnya  ada
Lurah yang karena berhasil menjadi yang terbaik ke dua secara nasional sehingga
mewakili lurah dan desa di kota Ambon untuk mengikuti upacara HUT RI di Istana
negara serta adipura dan berbagau kebergasilan lain yang diraih kota Ambon.
ternasuk dukungan pemerintah pusat untuk menjadikan kota Ambon sebagai kita
Ikan dan kota Ambon sebagai kota Musik dunia yang akan mendapatkan pengakuan
resmi dari UNESCO pada tahun 2019 serta dukungan pemerintah pusat atas kota
Ambon yang bakal menjadi destinasi parawisata dunia di tahun 2020 mendatang.
Dikatakan kota Ambon harus dapat mengembangkan
dirinya untuk jauh lebih siap lagi karena seiring dengan berbagai
perkembangannya kota ini akan ditetapkan menjadi kota, ikan, kota Musik dan
kota destinasi Parawisata. “Kota Ambon harus mengembangkan dirinya sesuai
dengan karakter yang ada di kota ini, Ambon sebagai kota ikan, Ambon sebagai
kota Musik dan Ambon sebagai destinasi parawisata”. tegas Louhenapessy.
Sementara itu  Ona Farfar dari Fraksi
PDIP kepada wartawan seusai rapat paripurna mengatakan dirinya memberikan
apresiasi atas pidato Walikota tentang berbagai keberhasilan yang diraih oleh
kota Ambon akan tetapi khusus untuk Ambon sebagai kota Musik dan kota Ikan
menurut srikandi dari PDIP ini seharusnya dapatlah diimplementasikan.
Selain itu menurut Farfar jika program itu
direalisasikan maka perku juga komunikasi yang baik antara pemerintah kota
Ambon dan DPRD kota serta masyarakat kota Ambon sebab jika ingin agar kota
Ambon menjadi maju berarti harus ada kerja sama antara legislatif dan eksekurif
serta masyarakatnya. Bahkan menurut Farfar hal itu jangan hanya sebatas wacana
yang disampaikan oleh Walikota akan tetapi harus dibuktikan dalam prakteknya.(CN-02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *