Ambon, cahayanusantara12.com
Gubernur Maluku Ir Said Assagaff Sabtu (17/10) pagi, di Chatolik Center
Ambon membuka Pelaksanaan Diskusi Publik
dalam rangka100 tahun Mgr Andreas P.C Sol MSC dengan judul Agama di tengah real;itas sosial yang terus berubah,
sekaligus menyerahkan Chatolik
Center kepada Umat Katolik. Dalam
sambutannya Assagaff menjelaskan kalau Agama mempunyai peran
yang sangat besar dalam pembangunan peradaban umat,
Manusia, karena agama membawa nilai-nilai
kebaikan yang bersifat universal. Menurutnya
agama tetap menjadi kebutuhan asasi manusia sepanjang jaman, akan tetapi
sejauh mana peran agama dalam kehidupan manusia, sangat dipengaruhi oleh Format Theologi atau dakwah yang dikembangkan.
Dalam rangka mengembangkan Maluku sebagai Laboratorium
kerukunan beragama, maka perlu
adanya proses kulturasi agama dan kesadaran hidup orang basudara sebagai krosmologi orang Maluku
dalam rangka merawat dinamika
kehidupan orang masyarakat yang multikultural dewasa ini. Ia
menambahkan kalau agama-agama harus terus bertransformasi sebagai
sumber nilai dan juga sumber inspirasi di dalam
membawa semua perubahan. Untuk
mewujudkan misi pembangunan Pemda Provinsi Maluku, yaitu mantapkan Maluku yang rukun, Maluku yang Aman,
sejahtera, Religius , berkualitas
dan berdemokrasi, dijiwai semangat Siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan. (CN-01)
Ambon membuka Pelaksanaan Diskusi Publik
dalam rangka100 tahun Mgr Andreas P.C Sol MSC dengan judul Agama di tengah real;itas sosial yang terus berubah,
sekaligus menyerahkan Chatolik
Center kepada Umat Katolik. Dalam
sambutannya Assagaff menjelaskan kalau Agama mempunyai peran
yang sangat besar dalam pembangunan peradaban umat,
Manusia, karena agama membawa nilai-nilai
kebaikan yang bersifat universal. Menurutnya
agama tetap menjadi kebutuhan asasi manusia sepanjang jaman, akan tetapi
sejauh mana peran agama dalam kehidupan manusia, sangat dipengaruhi oleh Format Theologi atau dakwah yang dikembangkan.
Dalam rangka mengembangkan Maluku sebagai Laboratorium
kerukunan beragama, maka perlu
adanya proses kulturasi agama dan kesadaran hidup orang basudara sebagai krosmologi orang Maluku
dalam rangka merawat dinamika
kehidupan orang masyarakat yang multikultural dewasa ini. Ia
menambahkan kalau agama-agama harus terus bertransformasi sebagai
sumber nilai dan juga sumber inspirasi di dalam
membawa semua perubahan. Untuk
mewujudkan misi pembangunan Pemda Provinsi Maluku, yaitu mantapkan Maluku yang rukun, Maluku yang Aman,
sejahtera, Religius , berkualitas
dan berdemokrasi, dijiwai semangat Siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan. (CN-01)
