
AMBON, cahaya-nusantara.com
Sebagai upaya mendukung penurunan angka stunting di Kota Ambon, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Desy Kaya, mengunjungi sejumlah posyandu, termasuk Posyandu Gandaria di Dusun Kayu Tiga, Negeri Soya, pada Senin (08/07/2024).
Dalam kunjungannya, Desy menekankan pentingnya edukasi kepada para ibu, khususnya yang memiliki bayi, terkait langkah-langkah pencegahan stunting sejak dini.
“Kami hadir untuk memberikan edukasi kepada ibu-ibu, agar mereka memahami pentingnya pola makan sehat untuk anak-anak mereka. Dari awal, kita harus mencegah stunting,” jelasnya.
Meski cuaca sempat gerimis, kunjungan tersebut tetap mendapat antusiasme tinggi dari para kader posyandu.
“Ini membuktikan bahwa mereka peduli terhadap pelayanan posyandu,” tambah Desy.
Dalam kesempatan itu, Desy mengungkapkan bahwa tidak ditemukan kasus anak terdampak stunting di Posyandu Gandaria. Namun, ia tetap memberikan penekanan pada pentingnya pola makan bergizi bagi ibu hamil dan anak-anak.
“Kami mengingatkan bahwa makanan sehat tidak harus mahal. Contohnya, ikan yang kaya akan omega-3 sangat baik untuk perkembangan otak dan tulang anak. Selain itu, makanan berbahan dasar kacang-kacangan seperti tempe dan tahu juga perlu dikonsumsi secara rutin,” paparnya.
Selain edukasi pola makan, Desy juga mengingatkan pentingnya imunisasi polio yang akan dilaksanakan secara serentak pada 23 Juli 2024.
Ia mengimbau para ibu untuk membawa anak usia 0-7 tahun ke posyandu demi mencegah kecacatan akibat polio.
“Jangan sampai anak-anak kita mengalami gangguan tumbuh kembang seperti yang masih terjadi di beberapa negara Afrika,” tegasnya.
Desy berharap Kota Ambon bisa terbebas dari stunting dan menciptakan generasi yang sehat, baik secara fisik maupun mental.
“Kami ingin anak-anak Kota Ambon tumbuh kuat, sehat, dan mampu membawa kemajuan untuk kota kita tercinta,” ujarnya.
Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh kader-kader posyandu, Raja Negeri Soya, serta sejumlah perwakilan OPD terkait, yang bersama-sama mendukung misi membangun generasi bebas stunting di Kota Ambon.(*)
