AMBON, cahaya-nusantara.com
SMP Negeri 10 Ambon memulai pelaksanaan penilaian sumatif akhir untuk tahun ajaran 2023-2024. Di mulai dengan pelaksanaan Sumatif praktek.
“Ya jadi penilaian sumatif praktek 16 -18 Minggu kemarin terdiri dari empat mapel antara lain Prakarya,penjas,seni musik,dan musik tradisional kebetulan SMP Negeri 10 termasuk sekolah pilot musik,” ujar kepsek.
Hal ini di sampaikan oleh kepala sekolah SMP Negeri 10 Ambon Wineke Tuhumury,S.Pd kepada Wartawan di rumah kantornya, Senin (22/4/2024)
Penilaian sumatif akhir ini dilaksanakan secara offline dengan sistem berbasis kertas, dan akan berlangsung selama empat hari mencakup tujuh mata pelajaran, dimulai dari Bahasa Indonesia dan Agama hari ini, diikuti oleh mata pelajaran lainnya seperti Matematika, PKN, Bahasa Inggris, IPS, dan IPA pada hari-hari berikutnya.
“Memang tes-tes sebelumnya kadang kita menggunakan online jadi ada berbasis komputer karena sekolah ini juga sekolah penggerak Jadi ia berbasis IT, jadi kita kombinasi karena kadang kadang anak anak kalau misalnya secara online pun mereka mau cepat cepat selesai jadi kadang masih 10 menit 15 menit itu sudah pada kirim jadi kita kolaborasi kadang kalau tengah semester kita pakai online akhir kita pakai offline berbasis kertas supaya anak anak ini bisa serius,” ujar Kepsek.
Saat ini, terdapat 146 siswa yang akan mengikuti ujian penilaian sumatif akhir di delapan ruangan yang telah disiapkan, dengan pengawasan langsung dari guru mata pelajaran masing masing.
Meskipun sebelumnya terdapat penggunaan ujian berbasis online, namun untuk keseriusan dan kualitas pendidikan, penggunaan kertas pada ujian penilaian sumatif akhir ini dianggap lebih efektif.
Pembukaan ujian penilaian sumatif akhir oleh Kordinator pengawas Dinas Pendidikan (KORWAS) Desje Lattu M.Pd menegaskan pentingnya menjaga marwah dari penilaian ini agar siswa siswa benar-benar memahami pentingnya assessmen ini dalam perkembangan pendidikan mereka.
“Jadi dalam pelaksanaan ujian ini kita harus menjaga marwahnya supaya anak anak memang benar benar tahu bahwa oh iya, ini assessment ini penilaian yang harus mereka ikuti dengan baik,supaya hasilnya baik walaupun. Penentuan nanti di sekolah masing masing, tetapi penting anak anak itu bisa memahami ya Marwah itu perlu di jaga,”ujar kepsek
Kepala Sekolah berharap agar pelaksanaan tes ini berjalan lancar dan dapat diikuti oleh semua siswa dengan baik,memberikan hasil maksimal bagi siswa untuk mempersiapkan diri mereka dalam melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, baik di SMA maupun SMK.
Kepala sekolah juga mengungkapkan bahwa persiapan untuk masuk ke SMU dan SMK telah dimulai meskipun belum ada petunjuk teknis yang konkret, namun sistem PPDB kali ini akan dilakukan secara online memberikan keleluasaan kepada siswa untuk mendaftar sendiri dengan memanfaatkan sistem zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua dan prestasi serta idak menutup kemungkinan ketika anak anak mengalami kesulitan para guru sudah siap untuk membantu.
Dengan demikian, kepala sekolah SMP Negeri 10 Ambon menegaskan komitmennya dalam memberikan pendidikan berkualitas dan memberdayakan siswa untuk meraih prestasi terbaik.(CN-02)

