
AMBON, cahaya-nusantara.com
Ketua DPRD Kota Ambon, Moritz Tamaela, yang juga didapuk sebagai Ketua Kontingen Pesparawi Kota Ambon, menegaskan komitmennya dalam mendukung 226 anggota kontingen yang akan berlaga di ajang Pesparawi Tingkat Provinsi Maluku 2025.
Acara pelepasan kontingen berlangsung khidmat di Gereja Maranatha, Ambon, pada Jumat (14/2/2025), dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj.) Wali Kota Ambon, Dominggus Nicodemus Kaya.

Dalam sambutannya, Moritz Tamaela menekankan bahwa keberhasilan kontingen dalam ajang sebelumnya harus menjadi motivasi untuk mempertahankan gelar juara umum yang telah diraih. Ia menggarisbawahi pentingnya disiplin, semangat juang, serta rasa tanggung jawab dalam menghadapi kompetisi mendatang.
“Kita punya sejarah kemenangan yang patut dipertahankan. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga simbol kebanggaan dan tanggung jawab kita sebagai perwakilan Kota Ambon,” tegas Moritz.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pelatih dan anggota kontingen yang telah menjalani latihan dengan tekun dan penuh dedikasi.
Menurutnya, persiapan matang serta evaluasi terus-menerus menjadi kunci utama dalam menampilkan performa terbaik di panggung Pesparawi.
“Saya ingin kita semua melangkah dengan keyakinan dan percaya diri. Dengan talenta dan karunia yang Tuhan berikan, saya yakin kita bisa kembali mengulang kejayaan di ajang ini,” tambahnya penuh optimisme.
Selain menargetkan prestasi, Moritz juga mengingatkan seluruh anggota kontingen untuk menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, serta sikap hormat kepada semua peserta, juri, dan panitia lomba. Ia pun mengutip kata-kata Presiden Amerika Serikat ke-32, Franklin D. Roosevelt: ‘Satu-satunya batasan dalam meraih mimpi adalah keraguan dalam diri sendiri.’
“Mari kita berkompetisi dengan hati yang benar dan keyakinan yang teguh. Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, saya percaya Kota Ambon bisa kembali membuktikan kualitas vokal dan musikalitas terbaik, sekaligus mengukuhkan diri sebagai Kota Musik Dunia,” pungkasnya.
Pesparawi Tingkat Provinsi Maluku 2025 menjadi ajang yang dinantikan, tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai momentum bagi Kota Ambon untuk terus bersinar di dunia musik religius.(CN-02)
