AMBON, cahaya-nusantara.com
Kepala Biro (KARO) ekonomi Setda provinsi Maluku Onesimus Soumeru,S.sos,S.Pd,M.Si.
Mengatakan kartu miskin itu sangat bermanfaat dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat karena masyarakat itu heterogen dan kita tidak bisa tahu masyarakat A, B dan C ini termasuk miskin atau tidak karena ada indikator yang menentukan masyarakat itu miskin atau tidak karena jika memiliki kartu miskin maka memudahkan pemerintah dalam rangka mendistribusikan bahan pokok baik di pasar murah maupun lewat gerakan tangan murah.
Demikian penegasan Kepala Biro Perekonomian Setda Maluku Onesimus Soumeru, S.Sos, S.Pd, M.Si kepada wartawan usai menghadiri Rilis Berita Resmi (BRS) Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Senin pekan lalu.
Dikatakan, dengan mengantongi kartu tersebut maka dapatlah diketahui bahwa masyarakat yang berbelanja pada pasar murah atau gerakan tangan murah adalah benar-benar masyarakat miskin yang membutuhkan bantuan.
“Yang sangat ditakuti Kalau tidak ada kartu miskin karena di pasar itu masyarakatnya heterogen ada yang punya pendapatan bagus ada pedagang yang juga penjual di situ tapi dia beli, dia kumpul demi kepentingan dia dan nanti esok dia jual dengan harga yang lain maka kita tidak bisa mengidentifikasi”ujarnya. Saat ditanya tentang kebijakan pemerintah bagi mereka yang belum memiliki kartu miskin hingga saat ini Soumeru mengatakan BPS lah yang tahu tentang itu karena seluruh data masyarakat ada di kantor BPS.
“Data-data masyarakat itu semua di statistik” ujarnya Seraya menambahkan BPS mungkin selangkah lebih maju untuk mengidentifikasi masyarakat miskin itu memiliki kartu miskin sehingga di pasar murah nanti tinggal menunjukkan kartu miskinnya dan kepadanya akan diberikan karena memang dia membutuhkan.
Di kesempatan itu pula soumeru mengatakan pemerintah sedang merencanakan dan bakal memprogramkan adanya kios kios sembako di sejumlah pasar untuk menekan kenaikan harga serentak menghindari adanya spekulasi dari para pedagang yang dengan seenaknya menaikkan harga-harga sembako di pasar-pasar di Provinsi Maluku terutama di Kota Ambon.
menurutnya pihaknya akan menggelar rapat bersama dengan BPS provinsi Maluku juga diperindag serta bidang-bidang terkait dan akan merencanakan pengadaan kios-kios di sejumlah pasar di Maluku terutama di Kota Ambon.(CN-05)
