AMBON, cahaya-nusantara.com

Layanan Call Center (CC) 112 yang dihadirkan Pemerintah Kota Ambon mulai menunjukkan hasil signifikan dalam meningkatkan kecepatan respon terhadap berbagai situasi darurat.

Dalam dua bulan sejak resmi beroperasi bertepatan dengan HUT ke-450 Kota Ambon, 8 September 2025, layanan ini telah menangani 206 laporan kedaruratan di seluruh wilayah kecamatan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Dr.Ronald H. Lekransy,ST.,M.Si, mengungkapkan bahwa tingkat penggunaan CC 112 menunjukkan tren positif sekaligus membuktikan bahwa masyarakat semakin memahami fungsi dan manfaat layanan tersebut.

“Angka ini menjadi indikator bahwa masyarakat mulai memanfaatkan CC 112 sebagai jalur resmi untuk melaporkan kejadian darurat. Sistem ini dirancang sebagai layanan publik berbasis teknologi yang mendorong Ambon menuju kota yang tanggap darurat, aman, dan cerdas digital,” jelas Lekransy saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, CC 112 tidak hanya mempermudah masyarakat dalam meminta pertolongan, tetapi juga mempercepat koordinasi lintas instansi. Setiap laporan yang masuk langsung diteruskan ke instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Polresta Ambon, hingga Satpol PP.

“Koordinasi kini lebih cepat dan terarah. Sistem ini meminimalkan keterlambatan penanganan karena setiap unit sudah mengetahui peran dan jenis kasus yang harus direspons,” tambahnya.

Lekransy juga mengutip pernyataan Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si, yang menegaskan bahwa kehadiran CC 112 adalah bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan publik yang cepat, responsif, dan berpihak pada keselamatan masyarakat.

Saat peluncuran, Wali Kota menekankan bahwa CC 112 merupakan wujud hadirnya negara dalam membantu warga yang mengalami situasi darurat.

Ia berharap masyarakat menggunakan fasilitas ini secara bijak dan sesuai kebutuhan.

Selain itu, Pemkot Ambon telah menyiapkan dashboard digital pemantauan real-time yang menampilkan peta sebaran kasus darurat. Fitur ini memungkinkan pemerintah mengetahui lokasi dan pola kejadian secara langsung sehingga proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terukur.

Sebagai catatan, peluncuran CC 112 pada 8 September 2025 turut dihadiri oleh Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Kementerian Kominfo RI, Mulyadi, S.T., M.T, serta Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH, LL.M.

Pemkot Ambon berharap dengan terus meningkatkan pemanfaatan layanan ini sistem tanggap darurat kota semakin terpadu dan mampu meningkatkan rasa aman masyarakat di seluruh wilayah kota.(CN-02)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *