AMBON,cahaya-nusantara.com

Apel pagi Pemerintah Kota Ambon menjadi momentum penegasan nilai moral dan tanggung jawab sosial aparatur sipil negara (ASN), yang dirangkaikan dengan penyerahan BAZNAS Award oleh BAZNAS Kota Ambon sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pemerintah daerah.

Apel ini dihadiri,walikota Ambon, Pj. Sekkot Ambon,Asisten,staf Ahli, para pimpinan OPD lingkup Pemkot Ambon, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, pimpinan BAZNAS Kota Ambon, para camat, raja, kepala desa, lurah, kepala sekolah, serta seluruh ASN Pemkot Ambon.

Dalam arahannya antara lain Wali Kota Ambon,Bodewin M. Wattimena menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar kewajiban administratif atau rutinitas seremonial, melainkan manifestasi keikhlasan iman dan kepedulian sosial. Ia mengingatkan bahwa setiap rezeki yang diterima aparatur pemerintah sejatinya mengandung hak orang lain.

“Zakat mengajarkan kita untuk memberi dengan ikhlas. Apa yang kita terima hari ini, di dalamnya ada hak orang lain. Itu yang harus kita sadari bersama sebagai aparatur negara,” tegas Wali Kota.

Ia menjelaskan bahwa seluruh agama pada prinsipnya mengajarkan nilai memberi, meskipun dalam porsi dan tata cara yang berbeda. Namun esensinya sama, yakni membangun kepekaan terhadap sesama, khususnya mereka yang kurang beruntung.

“Orang-orang yang kurang beruntung ada karena kita yang beruntung ini ada. Di situ ada tanggung jawab kita. Memberi kepada orang lain ,memberi tidak akan membuat kita kekurangan, justru memperkuat iman dan kepercayaan,” ujarnya.

Wali kota juga mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Ambon yang berhasil meningkatkan pengumpulan zakat dari tahun ke tahun melalui berbagai program inovatif.

Menurutnya, pemberian BAZNAS Award merupakan bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), baik di instansi pemerintah maupun unit mandiri.

Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh UPZ di lingkungan Pemkot Ambon untuk semakin aktif melakukan sosialisasi, khususnya kepada ASN Muslim, agar kesadaran berzakat tumbuh dari kerelaan hati, bukan karena paksaan.

“Ini soal iman dan kepercayaan. Tidak ada paksaan, tapi kesadaran. Kalau memberi dengan ikhlas, berkat itu pasti cukup,” kata Wali Kota.

Melalui momentum penyerahan BAZNAS Award ini, Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan peran zakat sebagai instrumen sosial dalam membangun solidaritas, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.(CNmy)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *