
AMBON,cahaya-nusantara.com
Komitmen membangun sumber daya manusia unggul terus diperlihatkan Pemerintah Kota Ambon melalui dukungan terhadap pelaksanaan Tryout UTBK SNBT Telkomsel 2026.
Kegiatan yang digelar di Auditorium Institut Agama Kristen Negeri Ambon, Halong, Rabu (18/2/2026), menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam memperkuat kualitas pendidikan di kota ini.

Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, yang hadir membacakan sambutan mewakili Wali Kota Ambon, menegaskan bahwa pelaksanaan tryout tersebut tidak sekadar simulasi ujian, tetapi bagian dari upaya strategis menyiapkan generasi muda Ambon agar lebih siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital.
“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, kami menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel yang telah membuka ruang belajar dan latihan bagi siswa. Ini merupakan kontribusi konkret dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mendorong transformasi digital,” ujar Sapulette.
Ia menjelaskan, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) merupakan tahapan krusial bagi para siswa yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri. Ketatnya persaingan menuntut kesiapan menyeluruh, tidak hanya penguasaan materi akademik, tetapi juga ketangguhan mental, kedisiplinan, serta kemampuan mengelola waktu saat menghadapi ujian berbasis komputer.
Menurutnya, kehadiran tryout UTBK menjadi sarana penting bagi siswa untuk mengenali karakter soal, menyusun strategi pengerjaan yang tepat, sekaligus membangun rasa percaya diri sebelum mengikuti ujian sesungguhnya.
“Melalui kegiatan seperti ini, peserta bisa mengukur kemampuan mereka secara objektif. Ini sangat membantu dalam meminimalkan tekanan psikologis saat hari ujian nanti,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sapulette menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi harus berjalan seiring dengan pembangunan manusia. Pemerintah Kota Ambon memandang peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang yang akan menentukan arah dan daya saing daerah di masa depan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pendidikan, mulai dari peningkatan kapasitas tenaga pendidik hingga penguatan literasi dan ekosistem digital di sekolah-sekolah. Ia menegaskan bahwa transformasi digital dalam dunia pendidikan adalah keniscayaan yang harus disikapi secara serius dan berkelanjutan.
“Ambon harus melahirkan generasi yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki daya inovasi serta mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Sapulette mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan digital yang inklusif. Kepada para siswa peserta tryout, ia berpesan agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai sarana evaluasi diri.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Belajar dengan disiplin, jaga kesehatan, dan tetap optimis menghadapi SNBT nanti,” pesannya.
Pemerintah Kota Ambon berharap program serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama menyiapkan generasi muda Ambon dan Maluku yang berprestasi serta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. (CNmy)
