MALTENG, cahaya-nusantara.com
Jaringan Telkom di kecamatan Timur Seti Kabupaten Maluku Tengah yang tidak optimal membuat Masyarakat resah. Hal ini di sampaikan Ongen salah satu masyarakat yang wawancarai media ini. Sabtu, 26/10/24 dirumahnya.
Dikatakan,dalam bulan oktober saja suda dua kali jaringan forji hilang termasuk hari ini, akibatnya seluruh masyarakat resah.
“Telkomsel yang katanya lewat program Indonesia yang berbasis telekomunikasi yang merata sampai pelosok Negeri ?” ujarnya.
Selanjutnya, Ongen juga mengatakan kalau pedagang buah antar pulau,kabupaten dan kota mereka harus mengeluarkan kos lebih buat demi mencapai titik di mana pemuatan barang dan petani yang harus di jambangi ke rumah akibat dari hilangnya jaringan tersebut.
“Lagian karena daerah kami adalah daerah transmigrasi maka jarak dari satu yunit ke yunit yang lain membutuhkan waktu yang bukan sedikit dan juga kami prihatin terhadap pelajar, mahasiswa,yang harus mengerjakan tugas-tugas/ sekolah yang hari ini serba online dan juga pengguna jasa pengiriman barang yang terbengkalai akibat putus komunikasi.” ucapnya.
Seraya menambahkan, pelayanan jasa Telkomsel di kecamatan seti semakin hari semakin buruk makan dari itu tenaga-tenaga lapangan di antaranya,” penjaga tower teknisi dan lain-lainnya harus benar-benar agresif dalam mengatasi masalah yang terjadi.
Belum lagi pengguna ponsel yang sudah mengisi data demi keperluan pribadi atau keluarga yang jauh mungkin sakit atau skolah di luar menikah itu juga merasakan hal yang sama karena tidak dapat akses internet.
Harapan Ongen, agar pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah melalui Infokom dan Petugas Telkomsel kecamatan Timur Seti dapat melihat masalah saat ini dan harus lebih meningkatkan Profesional kerja dan lebih Sigap serta cepat dalam mengatasi masalah gangguan yang berhari-hari kayak begini.” Tutupnya.(CN05)

