AMBON, cahaya-nusantara.com 

Pejabat sekretaris kota Ambon Robby Sapulette Mengingatkan seluruh Kepala sekolah di berbagai daerah akan pentingnya pengelolaan perpustakaan sebagai salah satu indikator dalam penilaian akreditasi sekolah.

Hal ini di sampaikan kepada media usai membuka kegiatan pembinaan perpustakaan untuk seluruh jenjang pendidikan dasar seluruh wilayah kabupaten/kota,yang di selenggarakan oleh pemerintah kota Ambon melalui Dinas perpustakaan kota Ambon ,di Hotel Grand Avira, kota Ambon, Rabu (9/9/2024) pukul 9:00 WIT.

Sapulette menyatakan bahwa dalam kegiatan bimbingan teknis yang diselenggarakan ini, kepala sekolah harus mempersiapkan perpustakaannya untuk memenuhi standart Akreditasi.

“Pengelolaan perpustakaan merupakan salah satu indikator dalam menilai kinerja kepala sekolah,jadi harus serius dalam mengelolanya,”ujar sapulette.

Ditegaskan bahwa perpustakaan bukan hanya sekadar tempat menyimpan buku, tetapi memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas pendidikan dan kinerja kepala sekolah.

Selanjutnya Menurut Sapulette perpustakaan yang baik juga akan membantu meningkatkan minat baca siswa, yang saat ini masih menjadi perhatian serius di Indonesia.

“Minat baca kita di Asia Tenggara sudah mendekati Thailand. Jika Thailand berada di angka 61, kita berada di angka 60. Ini menunjukkan minat baca kita masih rendah,” ujarnya.

Sapulette menekankan bahwa peran kepala sekolah, guru, dan orang tua sangat penting dalam membudayakan kebiasaan membaca di kalangan anak-anak.

“Kita berharap semua pihak bisa mendorong anak-anak untuk gemar membaca, baik di sekolah maupun di rumah. Membaca tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memperluas wawasan mereka,” lanjut Sapulette.

Di era digital ini, akses terhadap informasi semakin mudah, baik melalui buku, media sosial, maupun perangkat elektronik seperti ponsel.

Untuk itu Sapulette mengingatkan agar penggunaan ponsel diarahkan untuk hal-hal positif, seperti membaca berita dan referensi yang bermanfaat.

Selain itu, perpustakaan sekolah harus mampu menjadi ruang yang ramah anak, aman, dan nyaman sehingga siswa tertarik untuk berkunjung dan memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Kepala perpustakaan harus memastikan perpustakaannya bisa memberikan akselerasi bagi siswa, agar mereka merasa nyaman dan termotivasi untuk membaca,” tambahnya.

Sebagai catatan, salah satu indikator evaluasi kinerja kepala sekolah adalah bagaimana mereka mengelola perpustakaan sekolah. Oleh karena itu, pengelolaan perpustakaan harus menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.(CN02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *