
AMBON, cahaya-nusantara.com
Lima Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) se-Kota Ambon resmi dilantik dalam sebuah acara yang sarat dengan nilai kekeluargaan dan semangat pelayanan. Pelantikan ini merupakan bagian dari rangkaian Masa Pertemuan Anggota (Maperta), Musyawarah Anak Cabang (Muscab), serta Study Meeting GAMKI Kota Ambon yang berlangsung di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Sabtu (26/9/2026).
Kelima DPAC yang dilantik mewakili lima kecamatan, yakni Sirimau, Nusaniwe, Teluk Ambon, Baguala, dan Leitimur Selatan. Acara ini dihadiri oleh Ketua DPC GAMKI Kota Ambon, Dessy Hallauw, jajaran fungsional, serta Ketua DPD GAMKI Provinsi Maluku, Samuel Patra Ritiauw.

Dalam sambutannya, Ketua DPC GAMKI Kota Ambon, Dessy Hallauw, menekankan esensi dari sebuah kepemimpinan organisasi. Ia mengingatkan seluruh kader baru agar tidak memandang jabatan sebagai tangga untuk meraih kekuasaan atau posisi sosial yang lebih tinggi.
“Jangan melihat jabatan sebagai tempat untuk berdiri lebih tinggi dari orang lain. Lihatlah jabatan sebagai kesempatan untuk merendahkan hati dan melayani lebih banyak orang,” ujar Dessy dengan tegas.
Dessy mengajak kader GAMKI untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan GAMKI harus dirasakan ketika masyarakat membutuhkan bantuan, ketika mereka butuh suara untuk diperjuangkan, dan ketika generasi muda memerlukan ruang untuk berkembang.
Selain itu, Dessy juga menyoroti isu kebersihan lingkungan. Ia mendorong kader GAMKI untuk menjadi pelopor dalam pengelolaan sampah, mulai dari mengurangi, memilah, hingga mengedukasi masyarakat. “Sampah adalah persoalan perilaku dan tanggung jawab bersama. Jangan hanya menunggu pemerintah, mari kita mulai dari diri sendiri,” tambahnya.
Dessy juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai penghargaan yang diraih Pemkot Ambon, namun ia mengingatkan bahwa penghargaan tersebut bukanlah garis finish, melainkan tanggung jawab untuk terus bekerja lebih baik lagi demi mewujudkan cita-cita “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

Sementara itu, Ketua DPD GAMKI Provinsi Maluku, Samuel Patra Ritiauw, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas konsolidasi dan kinerja DPC GAMKI Kota Ambon yang dinilai paling aktif dan progresif di antara 11 DPC se-Maluku.
Samuel menegaskan bahwa GAMKI adalah organisasi yang berakar pada gereja lintas denominasi (Protestan dan Katolik) namun bergerak bagi bangsa dan negara. Ia menyoroti tiga pilar pergerakan GAMKI: bertumbuh dari gereja, berakar pada kebenaran Firman Tuhan, dan bergerak untuk advokasi bangsa.
“Kami berhasil mengkonsolidasi 11 DPC di Maluku, dan Kota Ambon selalu menjadi yang terdepan. Kami berharap semangat ini bisa menular hingga ke tingkat ranting,” kata Samuel.
Samuel juga menyinggung peran strategis GAMKI dalam respons kemanusiaan. Ia menceritakan bagaimana GAMKI Kota Ambon sigap turun tangan saat terjadi kebakaran di Batu Merah dan tragedi di Patah Gue. “Kami tidak datang untuk pencitraan, tapi karena prinsip kemanusiaan. Kami hadir mendengarkan korban dan memberikan bantuan awal sebelum pihak lain tiba,” ungkapnya.
Selain itu,Samuel Patra Ritiauw juga menyatakan dukungan penuh DPD GAMKI Maluku terhadap kebijakan Pemkot Ambon terkait fabrikasi atau pengolahan sopi (minuman tradisional beralkohol) secara resmi.
Menurut Samuel, langkah ini penting untuk menekan angka kriminalitas dan kekerasan, termasuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang sering dipicu oleh konsumsi miras ilegal yang tidak terkontrol.
“Kami mendukung fabrikasi sopi agar dikelola pemerintah dengan kadar alkohol terukur dan harga yang wajar. Ini bukan untuk melegalkan penjualan bebas, tapi untuk mengendalikan dampak negatifnya melalui mekanisme kontrol yang ketat,” jelas Samuel.
Ia menambahkan bahwa GAMKI akan terus melakukan advokasi, termasuk terkait isu tanah di Nusaniwe dan program kesehatan seperti pengobatan massal yang rencananya akan digelar bulan depan.
Acara ditutup dengan pengumuman agenda mendatang, termasuk pelantikan DPC Buru Selatan di Namrole dan kegiatan “GAMKI Mengabdi Jilid 2” yang akan dilaksanakan di Saparua pada 8-12 Oktober tahun depan, di mana seluruh kader diharapkan untuk berpartisipasi aktif.
Dengan dilantiknya pengurus baru ini, GAMKI Kota Ambon kian optimis dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan garda terdepan dalam pelayanan sosial bagi masyarakat Ambon. (CNmy)
