AMBON, cahaya-nusantara.com

Aksi cepat tanggap Tim Search and Rescue (SAR) Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Ambon berhasil menyelamatkan 14 penumpang sebuah perahu jenis longboat bernama “Samurai” yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Babi, Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (28/9/2026). Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat dan telah dievakuasi ke Dermaga Dobo.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Ambon, Muhamad Arafah, S.H., M.Si., melalui siaran persnya menyatakan bahwa operasi SAR ini berlangsung singkat namun efektif berkat koordinasi yang solid dengan unsur SAR setempat.

Kronologis Kejadian

Informasi awal diterima oleh Pos USS Dobo pada pukul 15.30 WIT dari keluarga korban, Bapak Teis. Ia melaporkan bahwa longboat yang membawa 14 orang tersebut telah mengalami kendala mesin sejak pukul 12.00 WIT saat menempuh rute dari Maikoor menuju Dobo. Perahu tersebut terombang-ambing di koordinat 5°52’39.24″S – 134°9’51.05″E, atau sekitar 10,12 Nautical Mile (NM) dari Dermaga Dobo.

Mengetahui adanya potensi bahaya mengingat kondisi gelombang sedang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter dengan angin Tenggara berkecepatan 13-29 knots, Tim Rescue Pos USS Dobo segera dikerahkan.

Evakuasi Cepat dan Aman

Pada pukul 15.50 WIT, tim SAR bergerak menggunakan satu unit Rescue Inflatable Boat (RIB) menuju titik lokasi kejadian (LKP). Hanya berselang satu jam, tepatnya pukul 16.51 WIT, tim berhasil menemukan longboat Samurai beserta ke-14 penumpangnya.

“Alhamdulillah, seluruh penumpang ditemukan dalam keadaan selamat. Tidak ada korban meninggal maupun hilang dalam insiden ini,” ujar Arafah.

Para korban yang terdiri dari berbagai usia, mulai dari bayi berusia 6 bulan hingga lansia berusia 60 tahun, segera dinaikkan ke atas RIB dan dibawa kembali ke Dobo. Pada pukul 17.30 WIT, seluruh korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat.

Daftar Korban Selamat

Ke-14 penumpang yang berhasil diselamatkan tersebut adalah:

  1. Nando Iwamony (14 tahun)
  2. Ecy Iwamony (57 tahun)
  3. Sari Boy (9 tahun)
  4. Jeny (20 tahun)
  5. Robeca Yakob (2 tahun)
  6. Elsina M Gair (44 tahun)
  7. Emy Koil (42 tahun)
  8. Wily (6 bulan)
  9. Jeny Parjel (5 tahun)
  10. Adhe Parjel (42 tahun)
  11. Seki Goin (43 tahun, Kapten Kapal)
  12. Yetta Barjer (47 tahun)
  13. Yefi Manuhury (43 tahun)
  14. Silas Piter (60 tahun)

Dengan telah di evakuasi dan pulangnya semua korban kepada keluarga, Kepala KPP Kelas A Ambon menyatakan Operasi SAR H.1 ini resmi ditutup. Unsur SAR yang terlibat pun dikembalikan ke kesatuan masing-masing. (CNmy)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *