AMBON, cahaya-nusantara.com

Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Amboina tidak boleh lagi dipandang sekadar sebagai rutinitas tahunan belaka. Anggota DPRD Kota Ambon, Lucky Upulatu Nikijuluw, mendesak pemerintah dan panitia untuk melakukan “upgrade” pada event legendaris ini menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menyedot devisa dan menggerakkan roda ekonomi warga.

Pernyataan ini disampaikan Lucky usai menghadiri pembukaan LGJI Amboina 2026 di kawasan Gong Perdamaian, Sabtu (5/9/2026). Dengan kehadiran 114 barisan peserta, ia melihat momentum yang sangat tepat untuk mengubah persepsi publik terhadap acara yang telah berusia hampir setengah abad ini.

“Ini sudah berlangsung hampir 45 tahun. Sayang jika potensinya hanya berhenti di lapangan lomba. Kita harus mengemasnya sebagai agenda wisata tahunan yang dipromosikan secara masif, sehingga masyarakat dari seluruh Indonesia tahu bahwa Ambon punya tradisi gerak jalan yang unik dan megah,” ujar Lucky.

Menurut politisi muda tersebut, transformasi LGJI menjadi produk wisata akan membuka keran ekonomi baru. Ribuan peserta dan penonton yang datang bukan hanya akan menyaksikan lomba, tetapi juga membelanjakan uangnya untuk akomodasi, kuliner, dan oleh-oleh khas Ambon.

Lucky menekankan bahwa dampak ekonomi harus menjadi indikator keberhasilan acara. Ia meminta panitia untuk melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara lebih terstruktur.

“Bukan hanya soal siapa yang juara di garis finis, tapi bagaimana pedagang kaki lima, pengrajin, dan penyedia jasa di sekitar lokasi bisa merasakan cuan dari gelaran ini. Keterlibatan UMKM adalah kunci agar event ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegasnya.

Selain aspek ekonomi, Lucky juga menyoroti pentingnya integritas penyelenggaraan. Ia mengingatkan panitia untuk menjaga netralitas dan profesionalitas dalam penilaian agar kepercayaan peserta tetap terjaga. Di sisi lain, ia mengajak agar semakin banyak komunitas kreatif dilibatkan untuk memperkaya variasi tampilan barisan, mulai dari kategori anak-anak hingga dewasa.

“Dukungan masyarakat adalah nyawa dari LGJI. Jika kita bisa menjaga kualitas, netralitas, dan sekaligus memberikan dampak ekonomi, LGJI akan menjadi ikon kebanggaan Kota Ambon yang sejajar dengan event nasional lainnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, LGJI Amboina 2026 merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) ke-91 dan HUT Kota Ambon ke-451. (CNmy)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *