
AMBON, cahaya-nusantara.com
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon tahun ini membawa pesan moral yang mendalam dari Wali Kota Bodewin Wattimena. Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Ambon, Jumat (4/9/2026), Bodewin menegaskan bahwa tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” tidak boleh dimaknai secara sempit hanya sebagai kampanye kebersihan lingkungan fisik.
Bagi Bodewin, konsep “bersih” harus mencakup dua dimensi sekaligus: kebersihan lingkungan hidup dan kebersihan tata kelola pemerintahan.
“Kebersihan bukan hanya urusan memungut sampah atau merawat sungai. Lebih dari itu, kita harus memastikan birokrasi kita bersih dari korupsi, pungutan liar, dan praktik-praktik yang menghambat pembangunan,” tegas Bodewin di hadapan seluruh anggota dewan dan jajaran Forkopimda.
Integritas Sebagai Fondasi Pembangunan
Pernyataan ini menjadi pengingat keras bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Ambon. Bodewin menilai, sebesar apa pun anggaran yang digelontorkan untuk infrastruktur atau pelayanan publik, hasilnya akan sia-sia jika dikelola oleh oknum yang tidak integritas.
Ia mengajak seluruh pejabat dan staf untuk bekerja dengan prinsip “benar”, bukan sekadar mengejar target serapan anggaran atau menyelesaikan program di atas kertas.
“Bekerjalah keras, bekerja cerdas, tetapi ingatlah untuk selalu bekerja dengan benar. Pastikan setiap rupiah anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Tantangan Nyata di Usia 451 Tahun
Di balik seruan moral tersebut, Bodewin juga mengakui realitas tantangan yang masih dihadapi Kota Ambon. Meski pertumbuhan ekonomi tercatat positif di angka 6,09 persen dan investasi melonjak hingga Rp847 miliar, masalah klasik seperti kemiskinan (11,37 persen), jalan rusak, krisis air bersih, dan pengelolaan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Bodewin menekankan bahwa pemerintah kota tidak bisa menyelesaikan semua masalah ini sendirian. Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, serta dukungan penuh dari legislatif dan dunia usaha untuk menciptakan ekosistem pembangunan yang sehat.
“Masyarakat adalah kekuatan utama. Jika kita bisa menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan hati para penyelenggara negara, maka Ambon akan benar-benar menjadi kota yang maju dan bermartabat,” pungkasnya.
Melalui momentum HUT ke-451 ini, Pemkot Ambon berharap dapat memulai babak baru kepemimpinan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan warga. (CNmy)
