Nick Dahoklory: Saya Tidak Pernah Mimpi Anak saya jadi Pilot


AMBON,
cahayanusantara12.com
Kepala
Bidang Bimas Kristen Kanwil Kementrian Agama Provinsi Maluku, Nick Dahoklory, S.PAK,
M.Si mengatakan tidak pernah ada dalam mimpi dan dalam benaknya bahwa akan ada
salah seorang anaknya menjadi Pilot penerbangan sebelumnya.
Demikian
antara lain penegasan Dahoklory kepada wartawan di Ambon, Minggu, 15/5 seusai
merayakan syukuran wisuda anaknya Allan Robert Dahoklory selaku  selaku Pilot penerbangan pada Lion Air.
Dikatakan,
pada usia 3 tahun saat Allan tengah bermain robot-robotan dan mobil-mobilan, Allan
membuat pernyataan bahwa kelak besar menjadi pilot, dan sejak saat itu setiap
ada tamu keluarga yang datang ke rumah dan bertanya tentang cita-citanya ia
selalu menegaskan mau jadi pilot. Selanjutnya atas pertanyaan untuk apa jadi
pilot Allan menjawab ingin menerbangkan papa dan mama ke luar angkasa.
Sambil
memanjatkan syukur atas kemuliaan Tuhan, Dahoklory  mengatakan cita-cita anaknya itu telah
tercapai dimana telah membawa bapa dan mamanya terbang di angkasa. “Puji Tuhan
ia sudah membuktikan bahwa ia sudah bisa membawa papa dan mama terbang ke luar
angkasa.”
Kepada
wartawan Dahoklory mengatakan dengan pernyataan anak  yang belum mengerti apa-apa pada usia tiga
tahun itu sebagai Bapa yang memperanakkan
Alan
spontan berpikir kalau ini roh yang berbicara dalam kehidupan anaknya,oleh sebab  dirinya harus siap dan  mempersiapkan diri untuk menyambut rencana
yang indah ini. Dan dirinya baru sadar akan rencana Tuhan itu saat Allan
menamatkan pendidikannya di SMP Negeri 6 Ambon dan Allan tidak mau melanjutkan
pendidikan kalau ia tidak masuk ke SMK Penerbangan, oleh sebab itu atas
pilihannya sendiri Allan pun berangkat ke Jakarta dan masuk ke SMK Negeri 29
Jakarta dan setelah itu melanjutkannya pada Institut Aero Player dan
menyelesaikan pendidikannya kemudian wisuda pada tahun 2013 dan akhirnya dia
diterima tenaga penerbang pada Lon Air 1 Mei 2014 dan selanjutnya pada tanggal
1 Desember 2014 ia pun menandatangani kontrak perjanjian kerja memasuki kerja
pada tanggal 3 Januari 2015, Dan setelah masuk menjadi tenaga kerja pada Lion
Air group itu,  kemudian mengikuti
pendiklatan 15 bulan pada  pesawat armada
Boing 737, dan uji kualifikasi yang dilakukan pada tol 6 s/d 10 April 2015 maka
dia mampu menunjukkan kualifikasinya sebagai seorang pilot sehingga pada
tanggal 10 April itu juga dinobatkan sebagai seorang pilot tetap pada maskapai
penerbangan Lion Air Group.
Sementara
itu di tempat yang sama, sembari meneteskan air mta keharuan, ibu pilot muda
asal MBD ini, Ny, Emy Rijoli mengatakan selaku ibu yang melahirkan pilot muda
ini, dirinya selalu merasa was-was dengan profesi anaknya akan tetapi selaku
umat percaya, dia yakin anaknya senantiasa didampingi oleh Tuhan Yesus saat
menjalankan tugasnya sebagai seorang pilot, karena itu doa seorang itu
senantiasa dinaikan setiap saat, dan dirinya sangat berterima kasih atas
dukungan doa dari semua pihak bagi kesuksesan anaknya.
Sementara
itu  luapan kegembiraan nampak dari
seluruh keluarga, baik papa, mama dan teristimewa ketiga adik Allan,
masing-masing, Rahel Sari Dahoklory, Dave dan Ando Dahoklory.
Ketiga adik Allan nampak
sangat bangga dengan keberhasilan yang diraih oleh kakak mereka. Demikian
halnya juga para undangan yang hadir memenuhi restoran Tirta Kencana yang
hampir seluruhnya adalah pensuport dan pendoa bagi keberhasilan Allan, Sang
Pilot Maluku asal Kabupaten MBD ini.(***)


By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *