Ambon, cahaya-nusantara.co.id
Calon Gubernur Murad Ismail mengatakan buka puasa bagi
seorang muslim adalah hal yang biasa dan wajar, jadi bukan karena dirinya
menjadi calon Gubernur sehingga dirinya menggelar buka puasa bersama tetapi
sebagai seorang muslim maka dirinya wajib membuka puasa. Demikian antara lain
keterangan jenderal berbintang dua itu kepada wartawan di kediamannya
kamis, 31/5 di Wailela kecamatan Baguala Kota Ambon Provinsi Maluku.
seorang muslim adalah hal yang biasa dan wajar, jadi bukan karena dirinya
menjadi calon Gubernur sehingga dirinya menggelar buka puasa bersama tetapi
sebagai seorang muslim maka dirinya wajib membuka puasa. Demikian antara lain
keterangan jenderal berbintang dua itu kepada wartawan di kediamannya
kamis, 31/5 di Wailela kecamatan Baguala Kota Ambon Provinsi Maluku.
Dikatakan, kegiatan berbuka
puasa bersama ini bukan saja baru dilaksanakannya saat dirinya menjadi calon
Gubernur Maluku saat ini melainkan sudah menjadi kebiasaannya. Bahkan saat
dirinya menjabat selaku Kapolda Makuku pun sudah biasa melakukan buka puasa.
Bahkan saat menjabat Dansat Brimob di Jakarta pun dirinya juga menggelar buka
puasa bersama.
puasa bersama ini bukan saja baru dilaksanakannya saat dirinya menjadi calon
Gubernur Maluku saat ini melainkan sudah menjadi kebiasaannya. Bahkan saat
dirinya menjabat selaku Kapolda Makuku pun sudah biasa melakukan buka puasa.
Bahkan saat menjabat Dansat Brimob di Jakarta pun dirinya juga menggelar buka
puasa bersama.
Menurutnya hal itu
wajar-wajar saja mengingat selama ini dirinya turun terus ke daerah-daerah
dalam rangka bersosialisasi tentang pilkada dimana dirinya juga masuk sebagai
salah satu calon Gubernur. “Sebagai umat muslim bukan saja karena
saya mau jadi Gubernur jadi saya lakukan buka puasa, dulu saya jadi kapolda
juga saya buka puasa, dimanapun di Jakarta pun satu hari pasti saya buka
puasa”ujar Calon Gubernur Maluku nomor urut 2 ini. Menurutnya selain sudah
merupakan kewajiban sebagai umat muslim, ia juga sengaja menggelar buka
puasa ini agar tetangga yang bukan muslim ikut mengambil bagian di dalamnya. Oleh sebab itu para
pendeta yang berada di seputaran kediamannya ikut pula diundang dan hadir dalam
buka puasa bersama. Hal itu
dimaksudkan untuk menghargai para tetangga yang bukan muslim tersebut.
wajar-wajar saja mengingat selama ini dirinya turun terus ke daerah-daerah
dalam rangka bersosialisasi tentang pilkada dimana dirinya juga masuk sebagai
salah satu calon Gubernur. “Sebagai umat muslim bukan saja karena
saya mau jadi Gubernur jadi saya lakukan buka puasa, dulu saya jadi kapolda
juga saya buka puasa, dimanapun di Jakarta pun satu hari pasti saya buka
puasa”ujar Calon Gubernur Maluku nomor urut 2 ini. Menurutnya selain sudah
merupakan kewajiban sebagai umat muslim, ia juga sengaja menggelar buka
puasa ini agar tetangga yang bukan muslim ikut mengambil bagian di dalamnya. Oleh sebab itu para
pendeta yang berada di seputaran kediamannya ikut pula diundang dan hadir dalam
buka puasa bersama. Hal itu
dimaksudkan untuk menghargai para tetangga yang bukan muslim tersebut.
Lebih lanjut Murad
mengatakan hal melaksanakan buka puasa sudah merupakan keharusan bagi umat
Islam yang mampu harus melakukan buka puasa bersama. Ia bahkan mengatakan
selama ini juga dirinya memberikan sumbangan kepada sejumlah orang yang
berbuka puasa di Mesjid Alfatah Ambon yang kurang lebih berjumlah 150
orang.(CN-01)
mengatakan hal melaksanakan buka puasa sudah merupakan keharusan bagi umat
Islam yang mampu harus melakukan buka puasa bersama. Ia bahkan mengatakan
selama ini juga dirinya memberikan sumbangan kepada sejumlah orang yang
berbuka puasa di Mesjid Alfatah Ambon yang kurang lebih berjumlah 150
orang.(CN-01)

