AMBON, Cahayanusantara.co.id
Berbagai tari-tarian baik daerah maupun nasional yang bernuansa Keislaman serta pementasan pencak silat mewarnai perayaan Idul Adha/Idul qurban Madrasa Aliah Negri(MAN) 1 Ambon yang di gelar oleh para siswa di samping terdapat 9 ekor hewan yang disembelih.
Perayaan Idul Adha/Idul Qurban yang dirayakan di MAN 1 Ambon telah merupakan sebuah momentum Keagamaan di MAN 1 Ambon sejak tahun 2003.
Demikian antara lain sambutan dari kepala seksi kurikulum Madrasah pada Kanwil Kemenaag Provinsi Maluku Drs.M.Zodik,MM.Pd saat memberikan sambutan pada acara perayaan Idul Adha di MAN 1 Ambon Kamis,23/8/2018.
Dikatakan dalam kalangan muslim terdapat 2 hari raya yakni Idul Fitri dan Idul Adha atau disebut juga Idul Qurban mengawali sambutanya Zodik mengisahkan tentang sejarah lahirnya perayaan Idul Adha di Lingkungan MAN 1 Ambon yang menurutnya berawal dari Tahun 2003 dimana pada waktu itu hanya terdapat 1 ekor kambing yang dibeli secara patungan oleh 3 orang termasuk dirinya.
Menurutnya karna hal itu merupakan hal baru di lingkungan MAN 1 Ambon sehingga pihaknya merayakan sesuai apa adanya dan tidak sesuai dengan ajaran Agama yang penting dimulai dulu.” itu pertama kali kita melaksanakan qurban di MAN 1 Ambon ini, karna itu hal baru maka kita juga melaksanakan apa adanya dan tidak sesuai dengan ajaran Agama yang penting kita mulai dolo”, Ujarnya sambil menambahkan nanti Tahun 2004 dan seterusnya sampai dengan tahun 2018 ini di mana terdapat 9 ekor hewan qurban yakni 9 Sapi.
Selanjutnya di kesempatan itu Kasi kurikulum mengatakan jika disederhanakan terdapat 3 tugas dari Sekolah yakni Pertama, menjadikan anak-anak menjadi taat. Kedua, 7menjadikan anak pintar dan yang ketiga, menjadikan anak menjadi baik.
Menurutnya ada anak-anak yang taat kepada Agama tetapi relasinya tidak baik kepada tetangga maupun teman, sebaliknya ada anak yang baik kepada tetangga dan teman tetapi dia tidak cerdas/tidak pintar(Bodoh), sementara jika ketiga hal itu dipelihara maka akan menghasilkan satu generasi yang sempurna Disebutkan sebagai orang muslim anak harus dibuat untuk taat kepada Allah, kepada RasulNya kemudian taat kepada Negara dan taat kepada ketentuan. Sebagai contoh anak tidak bisa melanggar Lampu merah apalagi tidak menggunakan helm.
Selanjutnya setelah memperhatikan semaraknya perayaan Idul Adha di MAN 1 Ambon yang diwarnai dengan berbagai tari-tarian dan sungguhan silat yang memperlihatkan kreaktifitas siswa-siswi selain menyembelih 9 ekor hewan qurban, kasi kurikulum kemenag Provinsi Maluku itu mengusulkan agar ke depan perayaan seperti itu dapat pula mengahadirkan undangan baik dari kalangan dinas pendidikan Provinsi Maluku dan pihak-pihak lain yang berkepentingan  untuk menyaksikan kreatifitas siswa khususnya dan lembaga MAN Ambon secara keseluruhan dan jika perlu perayaan ini di Akomodir menjadi iven tahunan yang bernuansa keagamaan.
Selain itu Zodik juga mengusulkan agar perhatian MAN Ambon juga ditujukan kepada desa-desa yang belum tersentuh pemberian hewan qurban hari raya Idul Adha dan jika itu mungkin maka dikemas dalam bentuk wisata Rohani agar melibatkan para siswa dalam hal berbuat baik serta beramal kepada sesama yang berkekurangan. Bahkan menurut Zodik , hal itu penting karna soal berbuat baik bukan turun dari langit tetapi lahir di dalam tindakan pembiasaan kepada siswa.
Sementara itu Kepala Sekolah MAN 1 Ambon Drs.Sirajudin Mahubessy.MM.Pd. baik dalam laporannya maupun saat diwawancarai mengatakan perayaan Idul Adha/Idul Qurban di MAN 1 Ambon sudah merupakan agenda tahunan dimana pada bulan Juli lalu telah di lakukan berbagai kegiatan menjelang 17 Agustus yakni porseni yang merupakan embrio untuk dilaksanakannya kegiatan Idul Adha. Oleh karna itu menurut kepsek saat memasuki kegiatan Idul Adha stocnya sudah ada di mana siswa-siswi yang tampil pada perayaan Idul Qurban sekolah ini adalah siswa-siswi yang mempunyai prestasi-prestasi khusus dan trampil di bidang olahraga dan seni.
Menjawab pertanyaan  wartawan soal hadiah atau reword bagi siswa yang tampil dalam perayaan Idul Adha sekolah baik olahraga maupun seni Mahubessy mengatakan kegiatan ini adalah FollowUp dari kegiatan 17 Agustus di mana saat itu selain hadiah diberikan kepada siswa yang berprestasi di 7bidang akademik maupun non akademik baik di tingkat Kota maupun Provinsi pihak sekolah telah memberikan pembebasan biaya sekolah sampai 6 bulan sehingga siswa yang berperan dalam kegiatan porseni pada perayaan Idul qurban adalah mereka yang telah memperoleh reword dengan penghargaan lainnya.

Menurutnya khusus untuk perayaan idul qurban hewan-hewan yang disembelih akan di berikan kepada 250 orang yang terdiri dari siswa dan sejumblah alumni yang berhak untuk menerimanya.
Perayaan Idul Qurban MAN Negri 1 Ambon selain Menampilkan hewan-hewan qurban sebanyak 9 ekor di meriahkan dengan tarian-tarian seperti tarian kipas, tarian Indonesia, tarian badendang sugguhan olahraga pencak silat.
Dan dibuka dengan hadrat yang ditampilkan secara sempurna oleh para siswa Sekolah tersebut.
Adapun dari kesembilan hewan kurban Satu diantaranya disadekahkan pada masjid Nurhuda Waiheru sedangkan 8 ekor lainya disembeli di MAN 1 Ambon. 5 ekor diantara hewan kurban itu berasal dari sumbangan para 5guru dan kariyawan MAN 1 Ambon, 2 ekor dari para Alumni dan 2 ekor dari PU Provinsi Maluku.(CN-4)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *