KotaAmbon, cahaya-nusantara.com
Ketua RT 006/RW 02 kelurahan Kudamati Kecammatan Nusaniwe Kota Ambon, Chris Mustamu mengatakan warga RT 006/RW 02 yang dipimpinnya telah siap untuk menerima vaksinasi yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam.rangka mengantisipasi penularan Covid-19 di wilayah RT-nya.
Demikian antara lain penegasan Mustamu kepada wartawan kemarin di Ambon.
Dikatakan, menyusul sosialisasi tentang kesehatan di Puskesmas di mana di dalamnya disinggung tentang vaksin.
Dikatakan pihaknya juga telah menerima surat dari Puskesmas Airsalobar yang diteruskan oleh Lurah Kudamati yang isinya antara lain dalam waktu dekat akan turun petugas kesehatan dari Puskesmas ke lingkungannya bersama dengan Kader yang ada di wilayah RTnya untuk melakukan pendataan warga.
Menurutnya, dari kurang lebih 100 Kk warga yang ada di RTnya terdapat sekitar 150 anggota yang bakal ikut divaksin.
Disebutkan selaku RT dirinya juga belum memahami tentang pelaksanaan program vaksinasi itu sendiri akan tetapi dirinya berharap program yang telah disampaikam puskesmas melalui Lurah ini agar segara dilaksanakan dan mengingat secara teknis dirnya tidak memahami sehingga diharapkan petugas kesehatan yang akan diturunkan bekerjasama dengan kader yanh ada di RTnya untuk melakukan pendataan dan sosialisasi yang baik sehingga masyarakat dapat memahi dan bersedia untuk melakukan vaksinasi dimaksud.
Kepada wartawan lebih lanjut Mustamu mengatakan dirinya sangat berharap petugas kesehatan dapat menjelaskan dengan baik tentang program ini sehingga dapat menepis berbagai Hoax seputar vaksin itu sendiri sehingga masyarakat dapat memahami dan dapat melaksanakannya,.
“Yang memahami tentang vaksin ini adalah orang kesehatan yang tahu dan paham.”ujar Musatamu sambil menambahkan masyarakat terkadang mendengar informasi kecil dan menyebarkannya menjadi suatu yang dibesar-besarkan sampai banyak.masyarakat yang menolak padahal kenyataannya bukanlah sebagaimana Hoax yang menyebar di kalangan masyarakat.
Mustamu kemudian memberi contoh jika pada tanggal 13 Januari lalu Presiden Jokowi telah menerima vaksin tersebut yang berarti presiden menjadi pola anutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Menurutnya jika dilihat dari cara presiden selaku kepala negara yang disuntik kemudian beristirahat selama 30 menit dan sesudahnya tidak terdapat gejala apapun maka vaksin itu baik adanya, tukas Mustamu.(CN-01)

