Kota Ambon, cahaya-nusantara.com

Wakil Koordinator Poltek Kelautan dan Perikanan Ambon  Achmad Jays Ely, ST. M.Si mengatakan hari rabu pekan lalu merupakan kebanggaan tersendiri karena sejak merebaknya pandemi Covid-19 semua anak didik mulai belajar di rumah saja sejak April 2020, namun kemudian pihaknya memamggil mereka secara tentatif masuk keluar kampus dengan protokol kesehatan yang kian ketat dan khusus mereka yang terdiri dari angkatan ke-2 yang dilantik pada hari Rabu 07/03/2021  mereka dipanggil kembali ke kampus pada tanggal 14 Januari 2021.

Demikian antara lain penegasan Elly kepada wartawan di kampus Poltek Kelautan Perikanan Ambon, Rabu 07/03/2021, usai melantik 266 mahasiswa angkatan ke-2 dalam sebuah acara khusus.

Dikatakan, alasan kenapa mereka dipanggil ke kampus meskipun masih merebaknya Covid-19 karena Poltek merupakan pendidikan vokasi  yang tidak bisa hanya mengikuti teori secara daring saja tetapi perlu juga melalukan praktek. Karena pendidikan vokasi itu terdiri dari 70 persen praktek dan 30 persennya itu teori. Oleh sebab itu menurut Ely secara daring teori yang diberikan sebenarnya sudah lebih dari 70 persen. Oleh sebab itu maka sejak awal Januari 2021 pihaknya memanggil kembali para mahasiswa untuk melakukan praktek sambil membangun kembali karakteristik perikanan dan kelautan dengan kata lain mereka dipanggil kembali ke habitatnya dimana bagaimana membangun karakteriah  yakni tidak bisa membangun karakter anak Maluku, anak-anak pelaku utama, budidaya perikanan, anak-anak nelayan dengan hanya melalui daring . Sebaliknya mereka harus dibangun dengan  tatap muka  dan dididik dalam.kampusnya. Oleh karena itu Ely menjelaskan dengan protokol kesehatan tingkat tinggi  disertai dengan rapid antigen para mahasiswa dibina dan setelah mengikuti proses pendidikan serta praktek sehingga Rabu, 07/03/2021 pekan lalu mereka dilantik .

Menurutnya dalam prosea pelantikan itu sendiri, dirinya selaku Wakil Koordinator diberikan mandat oleh Kepala Pusat Pendidikan untuk melakukan pelantikan.

Ia juga menyampaikan pelantikan yang dilakukan.pekan lalu itu merupakan pelantikan pertama yang dilakukan di lapangan selama merebaknya pandemi Covid-19

Lebih jauh Ely mengatakan dengan adanya pelantikan di lapangan ini pihaknya berbagga karena selama para mahasiswa berproses di kampus dengan protokol kesehatan yang tinggi  hasilmya sangat memuaskan karena tidak ada satupun Warga poltek yang dipimpinnya mengalami sakit ataupun dinyatakan

reaktif dan sebagainya. Bahkan sebalikmya menurut Koordinator Poltek ini selama mereka berada di dalam kompleks kesehatan.

mereka terjaga jauh lebih baik dan  etika dan moral serta sikap mereka meningkat lebih dari saat mereka berada di luar kampus. Dan menurutnya hal tersebut merupakan kebanggaan tersendiri.

Kepada wartawan Elly menjelaskan jumlah taruna yang dilantik sebanyak 166 orang sesuai dengan jumlah yang diterima  sampai saat dilantik tidak ada yang berhalangan atau gugur dan sebagainya.

Ia juga menyebutkan dari 166 taruna yang dilantik dua orang berasal dari provinsi lain yakni satu dari Lombok dan satunya lagi dari kota Bima “Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri, karena lengkap dan taruna-taruna ini akan dijemput oleh orangtua mereka dan bagi uang tidak dijemput orang tuanya saya tetap tahan mereka disini”, ujarmya. Sambil menambahkan bahwa hal itu merupakan bentuk tanggungjawabnya kepada bangsa dan negara bahwasanya Ia harus melindungi anak-anak bangsa dan negara.

Adapun prosesi pelantikan ke-166 taruna angkatan ke-2  ini diawali dengan lagu pembukaan Indonesia raya kemudian disusul dengan prosesi pelantikan yang ditandai dengan penyematan  atribut tanda pangkat di bahu para taruna yang dilaksanakan oleh Wakil Koordinator Poltek Kelautan dan Perikanan Ambon Achmad Jays Elly didampingi oleh para ketua Prodi kemudian dimana sebelumnya  barisan pembawa Pataka keluar dari gedung SUPM untuk mengapit para taruna yang disemat atribut disusul dengan penyematan kepada masing-masing taruna.oleh para orangtua taruna masing-masing Sambungan Poltek Perikanan dan kelautan

Hal.memarik lain adalah bersamaan dengan pelantikan, pihak Akademik juga menyerahkan modul yang digunakan oleh para taruna untuk belajar di rumah nasing-masing. Hal ini ditempuh karena sebagaimana diketahui provinsi Maluku maaih sangat terbatas dengan jaringan telekomunikaai yang beeimbas pada kekurangan sinyal disamping banyak orangtua yang masih memiliki keterbatasan HP serta beberapa caktor pendukung lainnya sehingga diharapkan dengan modul yang disedikan kepada para taruna yang sekaligus merupakan perpustakaan bagi para taruna.

Dijelaskan di dalam modul tersebut oleh para dosen telah dibuatkan ringkasan dari semua matakullah sehingga diharapkan setelah berada di rumah para orangtua berfungsi sebagai pengawas sebab di dalam.modul itu pun telah disediakam tugas-tugas dan soal-soal ujiannsehingga selama taruna berada di rumah  jika ada interaksi antara dosen dan taruna maka di dalam.modul itupun telah tersedia materinya

Meskipun demikian, menurut Elly pihak Poltek sendiri pun telah membekali para taruna dengan pulsa data akan tetapi jika tidak tersedia jaringan dan sinyal maka akan menjadi mubazir sehingga modullah yang diprioritaskan.

Ditambahkan para taruna angkatan kedua yangbdilantik terdiri dari 3 prodi masing-masing, Prodi Perikanan tangkap; Prodi Budidaya  Ikan dan Prodi Pengolahan Hasil Laut.

Menurutnya usai pelantikan taruna angkatan kedua ini akan kembali pada orang tuanya sehingga digantikan dengan taruna semester 4.(CN-01)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *