AMBON, cahaya-nusantara.com
Kepala sekolah SD Negeri 79 Ambon,Hj Fou Djia Malik,S.Pd mengatakan Hari ini kita berkumpul di sini guna memperingati dan merenung kembali peristiwa penting dalam sejarah Islam yaitu isra Mi’raj Nabi Muhammad shalallahu Alaihi Wassalam yang tidak hanya merupakan perjalanan peristiwa yang mengagumkan tapi juga sumber inspirasi bagi kita semua dalam mengaktualisasikan nilai-nilai kehidupan yang lebih baik terutama di era digitalisasi yang serba cepat,kegiatan ini di laksanakan di SD 79 Ambon, kamis (8/2/2024)
Di jelaskan digitalisasi telah banyak membawa dampak perubahan dalam cara kita berkomunikasi bekerja,belajar,dan bahkan beribadah sekalipun,namun di tengah kemudahan yang ditawarkan kita juga di hadapkan pada tantangan besar seperti distraksi yang tak terhitung jumlahnya penyebab informasi palsu dan berkurangnya interaksi sosial langsung yang berdampak pada pemahaman dan praktik keagamaan kita.
Dalam konteks ini mengaktualisasikan nilai nilai isra Mi’raj yang menjadi sangat relevan.
Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya ketaatan,kesabaran,kepercayaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan kekuatan Doa ini adalah nilai-nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari hari terutama dalam menghadapi terpaan digitalisasi .
Kehadiran teknologi dalam kehidupan kita sangat membawa banyak manfaat tetapi juga tantangan ,di satu sisi teknologi memudahkan kita dalam banyak hal seperti dalam proses belajar mengajar, berkomunikasi dan mengakses informasi ,
namun di sisi lain terpaan digitalisasi juga berpotensi mengalihkan perhatian kita dari hal-hal yang substansial dan dalam kehidupan termasuk ibadah dan pengalaman nilai-nilai agama.
Oleh karena itu penting bagi kita terutama para pendidik ,orang tua dan para pemangku kepentingan pendidikan untuk berkolaborasi dalam membimbing dan mengarahkan siswa kita,kita harus memastikan bahwa mereka tidak hanya melek teknologi tapi juga memiliki kekuatan iman dan karakter yang kuat sehingga mampu memfilter dan menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Kepsek mengingatkan siswa siswi bahwa mereka adalah generasi penerus bangsa yang memiliki potensi dasar untuk membawa perubahan positif. gunakanlah teknologi sebagai alat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kalian, namun jangan biarkan itu mengganggu kewajiban kalian dalam beribadah dan mengamalkan nilai nilai agama, jadilah pengguna teknologi yang cerdas yang mampu memanfaatkannya untuk kebaikan tanpa kehilangan esensi dari kehidupan beragama dan ritual” ujar kepsek
Selanjutnya juga kepada para guru saya ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam mendidik dan membimbing siswa, tugas kita tidak ringan namun saya yakin dengan kerja sama dan sinergi yang baik kita dapat membimbing siswa siswi kita menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kuat secara spiritual .
“Bagi orang tua saya menghimbau untuk terus mengawasi dan membimbing pengguna gadget di rumah memastikan bahwa teknologi mendukung perkembangan akhlak dan keilmuan anak anak kita bukan sebaliknya .
Mari kita gunakan teknologi secara bijak tidak hanya sebagai alat untuk mencapai kemajuan akademis tetapi juga sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman kita tentang Islam dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan kita sehari hari .
Kami berharap dengan dukungan dari pemerintah kota dapat meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas pembelajaran sehingga dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman,nyaman (CN-02)

