AMBON, cahaya-nusantara.com 

Selama tiga tahun, siswa siswi SMK Negeri 6 Ambon menempuh perjalanan pendidikan yang penuh tantangan. Meskipun waktu tersebut terasa singkat, upaya meningkatkan kompetensi siswa terus dilakukan hingga mereka dinyatakan berkompeten atau lulus.

Hal ini disampaikan Kepala SMK Negeri 6 Ambon Drs  Eduard Luturmas,M.Si kepada  wartawan di ruang kerjanya sesaat setelah Acara pelepasan dan pengukuhan bagi 206 Siswa Siswi kelas 12 dan sepuluh orang yang akan berangkat ke luar Negeri pada hari Jumat 17/5/2024.

Luturmas mengatakan sejak tahun 2022, SMK Negeri 6 Ambon ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai SMK Pusat Keunggulan. Penetapan ini membawa tanggung jawab besar bagi sekolah ini dalam mengelola peluang yang ada di antara ratusan SMK di Maluku dan 400 ribu SMK di Indonesia, dengan hanya 200 SMK yang mendapat status SMK pusat keunggulan.

“Mengelola pendidikan berbasis vokasi ini bukanlah hal yang mudah;  diperlukan penyatuan persepsi, motivasi, kesadaran, serta kolaborasi berbagai pihak, termasuk insan pers, yang memiliki tanggung jawab jurnalistik untuk membangun edukasi dan nilai sosial.”ujarnya.seraya menambahkan pada Senin, 20 Mei mendatang, SMK Negeri 6 Ambon akan menindaklanjuti hasil kerjasama dengan PT Gamelab Jawa Tengah, khusus untuk kompetensi desain komunikasi visual atau multimedia. “Kelas industri untuk kelas 10 dan 11 akan segera berjalan. Pelaksanaan sempat tertunda beberapa minggu karena kegiatan lain yang bersamaan,” sebutnya.

Di kesempatan itu, Kepala sekolah menekankan jika Program SMK pusat keunggulan ini sangat  penting berkolaborasi  dengan industri, mencakup sinkronisasi kurikulum, magang, serta rekrutmen lulusan. Ini sejalan dengan Inpres No. 68 Tahun 2022 tentang pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi.

“SMK hanya bisa di kembangkan secara sungguh sungguh apabila berkolaborasi dengan pihak industri mencakup Sinkronisasi kurikulum,proses magang,guru,siswa,hingga output dan rekrutmen,”ungkap Luturmas.

Menurutnya, Industri memiliki tanggung jawab untuk merekrut lulusan SMK. Kami berharap lulusan SMK yang siap kerja dan berkompetisi dapat terwujud karena sejak awal sudah melibatkan industri.

Salah satu Program unggulan SMK negeri 6 Ambon adalah program  magang luar negeri.
sepuluh siswa akan menjalani magang di Jepang dalam bidang keperawatan dan pekerjaan sosial program ini merupakan hasil kerjasama antara SMK Negeri 6 Ambon dengan direktorat SMK dan Sending Organization (SO) LPK yang memfasilitasi magang luar negeri .

“Sepuluh siswa SMK Negeri Ambon akan magang ke luar negeri khususnya Jepang dan ke depan akan ada peluang di negara lain seperti Jerman Cina Rusia Turki Malaysia dan Australia,” sambung kepsek seraya menambahkan
Pihaknya berharap sepuluh siswa yang mengikuti program magang luar negeri ini dapat meningkatkan kompetensi mereka, baik dalam keperawatan maupun pekerjaan sosial.

Di akhir wawancara Luturmas menyampaikan harapannya agar SMK Negeri 6 Ambon terus mendapatkan dukungan untuk membuka jurusan-jurusan baru yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
 
“Diharapkan ke depan kami bisa mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk membuka lagi jurusan-jurusan yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja baik di Maluku maupun Indonesia secara menyeluruh,” tutup kepsek.

Adapun acara pelepasan dan pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi 206 siswa yang telah lulus dari berbagai jurusan seperti Pekerja sosial,multimedia, akuntansi dan keuangan lembaga, asisten keperawatan, teknologi laboratorium medik dan farmasi klinis komunitas ke depan diharapkan para lulusan SMK Negeri Ambon dapat berkompetisi dan berkarya dengan baik di dunia kerja.(CN-02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *