AMBON, cahaya-nusantara.com
Kepala Taman Budaya Provinsi Maluku, Rosandra M, Alfons/Tuapattinaya mengatakan usai menyaksikan Gelar Seni Sastra yang melibatkan para siswa SMA dan SMK serta Komunitas Sastra di Kota Ambon, tentunya Taman Budaya sangat memberikan perhatian dan geliat tentang perkembangan seni di daerah dan tentunya untuk pentas hari ini khususnya untuk seni sastra.
Demikian antara lain penegasan kepala Taman Budaya provinsi Maluku usai menyaksikan gelar seni sastra di teater tertutup Taman Budaya provinsi Maluku Rabu 3 Juli 2024.
Dikatakan sudah sejak beberapa tahun belakangan ini Taman Budaya selalu memberikan ruang dan kesempatan kepada para sastrawan maupun para seniman dan kelompok-kelompok bahkan komunitas sastra yang ada di Maluku untuk lebih lagi terus berkarya.
Menurutnya dengan adanya kegiatan seni sastra yang digelar saat ini dan akan terus digalakkan lagi tentunya diharapkan memberikan motivasi juga bagi sanggar-sanggar pemula atau kelompok-kelompok seni yang ada di Maluku untuk lebih mengembangkan seni sastra di daerah dan kalau menurutnya tampilan dari kelompok kelompok yang sudah tampil di teater tertutup Taman Budaya provinsi Maluku Rabu 3 Juli 2024 itu selaku kepala Taman Budaya provinsi Maluku dirinya memberikan apresiasi yang luar biasa untuk para sastrawan maupun seniman dan juga kelompok-kelompok sastra yang sudah boleh menggelarkan karyanya yang ditampilkan sejak pagi sampai siang hari.
Selanjutnya kepada wartawan Alfons mengatakan ke depannya sebelum melakukan pentas kegiatan, apakah itu untuk kelompok tari, kelompok sastra kelompok seni, sebagai lembaga pembina pihaknya akan terlebih dahulu turun ke sekolah-sekolah dan komunitas-komunitas sastra yang ada di wilayah Maluku khususnya di Kota Ambon untuk melakukan pembinaan atau minimal menyamakan persepsi bahkan memoles atas karya yang akan dipentaskan bahkan sebelum naik ke panggung untuk pementasan biar Taman Budaya akan senantiasa melakukan pantauan sehingga hasil karya yang akan digelar pada panggung terbuka ataupun panggung tertutup menjadi maksimal hasilnya.
“Istilahnya sebelum mereka tampil di salah satu pertunjukan selaku lembaga pembina kami akan bersama-sama dengan kelompok-kelompok sastra ataupun seniman memoles persiapannya sehingga ketika mereka tampil di panggung pada salah satu seni pertunjukkan tidak asal-asalan saja tetapi betul-betul menampilkan hasil yang maksimal”,ujarnya.
Terkait dengan penampilan para siswa dan seniman serta komunitas Sastra pada Gelar Seni Sastra tahun 2024 Alfons mengatakan masih banyak hal yang perlu dipoles lagi untuk menghasilkan yang lebih maksimal karena para seniman dan sastrawan muda dan berbakat yang sudah tampil sangat bagus akan tetapi jika dipoles lebih lagi maka hasilnya pasti luar biasa, terutama bagi musikalisasi puisi.
Diterangkan untuk musikalisasi puisi pihaknya merekrut dari kalangan SMA SMK dan MA.(CN-02)

