AMBON,cahaya-nusantara.com
 

Penjabat (PJ) WaliKota Ambon, Dominggus N. Kaya,S.Sos.,M.Si menghimbau seluruh masyarakat untuk memanfaatkan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan diadakan oleh Pemerintah Kota Ambon  pada Selasa, 8 Oktober 2024.

Program ini bertujuan meringankan beban warga dengan menyediakan kebutuhan pangan pokok dengan harga terjangkau.

Dominggus menyampaikan bahwa GPM, yang akan digelar di Jalan Pantai Mardika, tepat di depan akses masuk ke PDAM/Kodam mulai pukul 08.00 WIT, merupakan langkah strategis sebagai bagian dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

“Melalui GPM ini, kami berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, khususnya dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok,” ujarnya dalam keterangan pers di Ambon, Senin, 7 Oktober 2024.

Program ini rutin diadakan setiap pekan dengan melibatkan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki peran penting dalam pengendalian harga pangan, yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Perikanan, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Ketiga OPD ini bertanggung jawab untuk menyediakan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Pada pelaksanaan GPM kali ini, beberapa komoditas yang dijual antara lain beras premium seharga Rp65.000 per 5 kg, beras SPHP Rp61.000 per 5 kg, telur ayam Rp53.000 per rak, minyak goreng Rp14.000 per botol, bawang merah Rp25.000 per kg, bawang putih Rp33.000 per kg, sayur-sayuran seperti sawi, bayam, dan kangkung Rp5.000 per ikat, sayuran hidroponik Rp6.000 per ikat, cabai keriting Rp35.000 per kg, cabai rawit Rp40.000 per kg, ikan Rp15.000 per kg/tumpukan, dan gula pasir Rp16.000 per kg.

“Dengan adanya pemberitaan mengenai kegiatan rutin GPM ini, kami berharap masyarakat Ambon dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang stabil,” tambah Dominggus. Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program ini yang terlaksana melalui koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ambon dengan berbagai pihak, agar kestabilan pasokan dan harga pangan tetap terkendali.

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ambon mencatat perkembangan positif pada Indeks Harga Konsumen (IHK) di kota ini. Pada bulan September 2024, Ambon mengalami deflasi sebesar 0,35 persen secara Month to Month (M-to-M), sementara inflasi Year to Date (Y-to-D) tercatat 1,72 persen, dan inflasi Year on Year (Y-on-Y) sebesar 2,66 persen. Dominggus berharap, GPM dapat membantu menjaga tren positif ini.

Dengan dukungan masyarakat terhadap program ini, Pemerintah Kota Ambon optimis dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan yang diperlukan warga.(CN02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *