
AMBON, cahaya-nusantara.com
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi KM Berkat Tolada, kapal yang mengalami mati mesin di perairan Laut Banda, pada Sabtu (1/2). Kapal tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan mesin akibat bahan bakar tercampur air saat menghadapi cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Laporan mengenai insiden ini pertama kali diterima oleh Comm Centre Basarnas Ambon dari Basarnas Command Centre (BCC) pada pukul 11.04 WIT. Kapal nahas tersebut terombang-ambing di perairan Pulau Run, Kabupaten Maluku Tengah, tepatnya di koordinat 4°37’9.42″S – 129°41’29.82″E.
Menanggapi laporan ini, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Banda, TNI, Polri, KSOP, dan ABK KM Sabuk Nusantara 106 segera bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KM Sabuk Nusantara 106 untuk melakukan operasi penyelamatan.

Pada pukul 15.22 WIT, Tim SAR berhasil menemukan KM Berkat Tolada yang terombang-ambing di tengah gelombang tinggi mencapai 2,5 meter. Dengan kondisi cuaca yang cukup sulit, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati demi keselamatan seluruh awak kapal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon ,M.Arafah,S.H.,M.Si menjelaskan Proses evakuasi berjalan cukup lama karena gelombang tinggi di Laut Banda. Dengan tetap memperhatikan keselamatan.
“Alhamdulillah kapal berhasil ditowing (ditarik) menuju Pelabuhan Banda. Seluruh ABK dilaporkan selamat,” ujar Arafah.
Selanjutnya Arafah menyampaikan Kapal KM Berkat Tolada sebelumnya bertolak dari Kota Kupang menuju Kota Sorong, namun di tengah perjalanan mengalami kerusakan mesin akibat BBM yang tercampur air.
Seluruh ABK Selamat
Berikut data 17 ABK KM Berkat Tolada yang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Untuk di ketahui Unsur yang Terlibat dalam Operasi SAR antara lain : Pos SAR Banda 2 orang,KSOP Banda 4 orang,TNI AL 1 orang,Polair 1 orang,ABK KM Sabuk Nusantara 106.15 orang, Babinsa 2 orang.
Kondisi Cuaca Saat Operasi Hujan ringan,Angin Barat – Barat Laut, 25 Knots,
Tinggi gelombang mencapai 2,5 meter
Setelah berhasil mengevakuasi kapal dan seluruh awaknya, operasi SAR resmi ditutup, dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dalam misi penyelamatan ini.(CN-02)
