AMBON, cahaya-nusantara.com

Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari penanganan korban kebakaran hingga pembenahan infrastruktur dasar yang menjadi keluhan warga.

Komitmen tersebut disampaikan langsung Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, saat meninjau barak dan rumah warga korban kebakaran di Kelurahan Nusaniwe, Kecamatan Nusaniwe, Sabtu (24/1/2026). Dalam peninjauan itu, Wali Kota memastikan seluruh bangunan hunian telah selesai dibangun dan kini sudah dapat ditempati oleh warga terdampak.

“Untuk korban kebakaran di Nusaniwe, semuanya sudah selesai dan tuntas ditangani oleh Pemerintah Kota Ambon. Barak dan rumah warga sudah dibangun dan sudah bisa ditempati,” ujar Bodewin Wattimena.

Peninjauan lapangan tersebut turut diikuti Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas PUPR, Kalak BPBD, Kepala BKD, Kepala Bagian Protokol, Camat Nusaniwe, Lurah Nusaniwe, serta sejumlah pejabat dan staf terkait.

Selain memastikan penanganan pascakebakaran berjalan tuntas, rombongan Pemkot Ambon juga meninjau kondisi Jalan Benteng Atas yang mengalami kerusakan dan sempat dikeluhkan warga melalui media sosial.

Menanggapi keluhan tersebut, Bodewin menjelaskan bahwa untuk penanganan awal, ruas jalan yang rusak parah akan segera ditambal oleh Dinas PUPR. Sementara itu, perbaikan permanen akan dilakukan melalui mekanisme tender pada tahun anggaran berjalan.

“Dalam waktu dekat, bagian jalan yang rusak berat akan segera ditangani sementara. Selanjutnya, tahun ini akan dilakukan pengaspalan atau perbaikan secara menyeluruh,” jelasnya.

Tak hanya persoalan jalan, Wali Kota juga merespons keluhan warga terkait keterbatasan akses air bersih di wilayah Nusaniwe. Ia memastikan persoalan tersebut telah dicatat dan akan segera ditindaklanjuti oleh PDAM.

“Keluhan masyarakat soal air bersih sudah kami terima dan akan langsung ditindaklanjuti,” tegas Bodewin.

Ia berharap, kegiatan turun langsung ke lapangan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menjadi sarana bagi pemerintah untuk menyerap kebutuhan riil masyarakat sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang ada.

“Dengan turun langsung dan dilakukan secara kontinyu, pemerintah bisa mengetahui kebutuhan masyarakat dan memenuhinya secara bertahap,” katanya.

Bodewin pun mengajak seluruh warga Kota Ambon untuk tetap optimistis serta terus bersinergi bersama pemerintah dalam membangun kota.

“Beta par Ambon, Ambon par samua,” pungkasnya.(CNmy)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *