
AMBON, cahaya-nusantara.com
Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026 di Vihara Swarna Giri Tirta tidak hanya menjadi momentum kebahagiaan umat Buddha, tetapi juga refleksi kebersamaan dan solidaritas sosial di Kota Ambon.

Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya antara lain menekankan bahwa warga Kota Ambon keturunan Tionghoa merupakan bagian utuh dari sejarah dan peradaban kota, khususnya dalam menggerakkan roda perekonomian.
“Warga keturunan Tionghoa bukan warga asing. Mereka adalah bagian dari Ambon dan telah berkontribusi besar bagi kemajuan kota ini. Karena itu, mereka harus mendapatkan tempat dan perlakuan yang setara,” ujar Wali Kota.
Ia juga mengaitkan makna Imlek sebagai perayaan musim semi-simbol keberhasilan melewati masa sulit dengan pengalaman masyarakat Ambon dalam menghadapi pandemi dan tantangan ekonomi.
Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci utama dalam melewati setiap krisis.
Dalam kesempatan itu juga, Wali Kota turut mengapresiasi langkah Permabudhi Provinsi Maluku yang merayakan Imlek dengan aksi berbagi, melalui penyaluran paket sembako kepada anak-anak Panti Asuhan Maria Mediatrix dan Panti Asuhan Pelita Kasih.
“Perayaan kebahagiaan tidak harus dengan pesta besar, tetapi dengan berbagi kepada sesama. Ini menjadi pelajaran penting, termasuk bagi jajaran pemerintah, untuk mengurangi seremonial dan memperbanyak aksi nyata,” katanya.
Selain itu, Wali Kota juga menegaskan komitmen Pemkot Ambon untuk mengupayakan akses air bersih bagi masyarakat di sekitar Gunung Nona, yang menjadi salah satu program prioritas tahun 2026.
Menutup sambutanya Wattimena
Atas nama Pemerintah Kota Ambon,
kami mengucapkan:
Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026
kepada seluruh warga Kota Ambon keturunan Tionghoa.
Semoga Tahun Baru Imlek ini membawa kebahagiaan, kesejahteraan, kemakmuran,kemakmuran, serta kehidupan yang harmonis, penuh welas asih dan kebajikan bagi kita semua yang hidup dan membangun Kota Ambon yang sama-sama kita cintai.
“Mari terus bergandeng tangan, saling menghargai, dan menjaga toleransi demi Ambon Par Samua,”tutupnya.(CNmy)
