
AMBON, cahaya-nusantara.com
Ketua Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Provinsi Maluku, Bodewin Wattimena, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Kemerdekaan sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Bodewin usai memimpin rapat koordinasi persiapan HUT RI ke-81 di Lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu (5/8/2026). Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan melalui komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Para pahlawan telah berhasil merebut kemerdekaan untuk bangsa ini. Tugas generasi sekarang bukan lagi berperang, melainkan menjaga persatuan Indonesia dan mengisi kemerdekaan dengan karya serta pengabdian bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Bodewin menjelaskan, Pemerintah Provinsi Maluku telah mematangkan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81 agar berlangsung khidmat dan lancar. Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), apel kehormatan dan renungan suci pada malam 16 Agustus, upacara detik-detik Proklamasi, pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih, penyerahan remisi kepada warga binaan pemasyarakatan, hingga resepsi kenegaraan di kediaman Gubernur Maluku.
Ia menegaskan, setiap tahapan kegiatan harus dipersiapkan secara maksimal sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi lahirnya Republik Indonesia.
Menurut Bodewin, kemerdekaan yang dinikmati saat ini bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang para pendahulu bangsa. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk mengisinya dengan kerja nyata, memperkuat semangat gotong royong, serta menjaga kedamaian di tengah keberagaman.
Ia berharap, peringatan HUT RI ke-81 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, mempererat kebersamaan, dan memperkokoh persatuan sebagai modal utama dalam membangun Maluku dan Indonesia yang lebih maju.(CNmy)
