AMBON, cahaya-nusantara.com

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional tingkat Provinsi Maluku akan dipusatkan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) di Saumlaki pada tanggal 28 November 2026.

‘’Ada beberapa agenda utama yang dilaksanakan jelang puncak acara HUT PGRI dasn Hari Guru Nasional yaitu program pengabdian masyarakat yakni praktek baik untuk pengembangan mutu Pendidikan, baik guru maupun para siswa pada sekolah-sekolah di kota Saumlaki maupun sekolah-sekolah yang berjarak dekat maupun jauh dari Kota Saumlaki, termasuk di pulau Selaru,’’ ujar Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Maluku, Nizam Toekan, S.Pd kepada media ini di Ambon (2/11).

Program ini, kata Toekan, akan melibatkan guru-guru maupun kepala-kepala Sekolah yang berstatus instruktur nasional. Untukitu, lokasi-lokasi tempat dilangsungkannya program pengabdian masyarakat ini sudah ditentukan oleh panitia lokal di Saumlaki.

Selain itu, akan dilakukan workshop yang melibatkan 400 kepala sekolah mulai dari TK sampai SMA dan SMK se Maluku, karena kegiatan ini berkaitan dengan peningkatan mutu guru yang diharapkan memberikan dampak positif bagi pengembangan mutu Pendidikan terutama kepala-kepala Sekolah.

Kegiatan selanjutnya adalah seminar Pendidikan yang bertujuan  memberikan layanan pendididikan pada daerah-daerah terpencil, terutama daerah-daerah kepulauan, sehingga tujuan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional  di Kota Saumlaki adalah untuk menyasar daerah-daerah 3T yaitu Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten MBD, Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual,’’ ujar Toekan.

Selain seminar, lanjut Toekan, akan dilakukan Rapat Kerja yang merupakan program tahunan dari Dinas Pendidikan Provinsi Maluku untuk mengevaluasi program tahunan  serta menyusun program kerja tahun 2026 untuk dimplementasikan pada tahun 2027.

‘’Ada Rakor Kepala-kepala Sekolah yang dilaksanakan Dinas  Pendidikan yang melibatkan 400 kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB se Maluku, termasuk 300 Kepala Sekolah dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sekaligus melibatkan mereka dalam puncak Hari Guru Nasional di tanggal 28 Nopember 2026,’’ tegasnya.

Manfaat kegiatan ini adalah membagi pengalaman mutu Pendidikan sekaligus memberikan dampak efek domino ekononi  terutama UMKM di Desa atau Kecamatan yang akan disinggahi. Sedangkan terkait anggaran kegiatan merupakan anggaran mandiri, dimana  anggaran Rakor menjadi tanggung jawab dari Dinas Pendidikan Provinsi yang telah dianggarkan setiap tahun, sedangkan anggaran Hari Guru Nasional dan HUT PGRI berasal dari Iuran anggota PGRI.

Puncak hari guru Nasional dan HUT PGRI dilaksanakan secara bergilir. Tahun ini di Kabupaten KKT, ditahun depan bisa saja di Kabupaten Maluku Barat Daya atau di Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Buru Selatan.

Disinggung tentang transportasi dan akomodasi, Toekan jelaskan, semua peserta menggunakan transportasi laut yaitu kapal Louser yang akan berangkat tanggal 22 dan tiba tanggak 24 Nopember 2026.

Selain itu, ada kegiatan jalan santai yang melibatkan semua peserta dan siswa dari SD sampai SMA dan SMK di Kota Saumlaki. ‘’Diperkirakan ada 10 – 15 ribu peserta jalan santai, termasuk Gubernur Maluku yang diharapkan  akan melepas peserta jalan santai dan hadir dalam kegiatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI,’’ ulasnya. 

Kabupaten KKT sebagai tuan rumah, sangat mendukung seluruh kegiatan ini, apalagi Ketua Panitianya adalah kepala Dinas Pendidikan Kabupaten KKT, bahkan sudah disiapkan anggaran dari Pemda Kabupaten untuk mendukung kegiatan ini.

Karena kegiatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI dilaksanakan setiap tahun secara bergilir, maka di tahun 2027 untuk Hari Guru Nasional akan dianggarkan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, sedangkan anggaran HUT PGRI tetap bersumber dari Iuaran anggota. (CNan)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *