AMBON, cahaya-nusantara.com

Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis kota Ambon  menyelenggarakan acara “Baku Dapa Anak dan Remaja” dengan tema “Anak GPM Bertumbuh dan Berbuah bagi Gereja dan Bangsa.” Acara ini berlangsung di Wisma Gonzalo Veloso, Ambon pada hari Sabtu, 14/9/2024.

Tema acara diambil dari Mazmur 1:3, yang menggarisbawahi pentingnya pertumbuhan dan produktivitas dalam kehidupan spiritual anak-anak dan remaja.

Acara ink dibuka oleh Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, Pendeta Elifas Maspaitella, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran gereja dalam membina generasi muda.

“Anak-anak ini adalah investasi terbesar bagi masa depan gereja. Mereka adalah permata berharga, buah dari upaya yang telah ditanamkan oleh para pengasuh dan pembina di jemaat. Gereja bertanggung jawab untuk mengajarkan mereka nilai-nilai Kristus agar mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berbuah bagi gereja dan bangsa,” ujar Pendeta Maspaitella.

Sementara itu Pj. Walikota Ambon, Dominggus Nicodemus Kaya, yang diwakili oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Ambon, Christian Tukloy, S.Pi. Dalam sambutannya, Tukloy menyampaikan bahwa anak dan remaja GPM merupakan aset berharga bagi gereja dan masyarakat. 

“Pembinaan anak dan remaja gereja adalah upaya konkret untuk membentuk generasi yang kuat, baik secara psikologis maupun praktis. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, pengawasan dan pembinaan dari keluarga, masyarakat, sekolah, dan gereja sangat diperlukan agar anak dan remaja tidak terjebak dalam dampak negatif teknologi, seperti ketergantungan pada media sosial dan paparan konten negatif,” paparnya.

Tukloy menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon berkomitmen untuk mendukung pembinaan anak-anak dan remaja. Salah satu fokus pembangunan Kota Ambon untuk periode 2023-2026 adalah menjadikan Ambon sebagai Kota Layak Anak. Ini termasuk memberikan prioritas pada pemenuhan kebutuhan fisik, psikologis, dan sosial anak-anak. Melalui pembentukan forum anak di tingkat kecamatan dan kota, anak-anak dilibatkan dalam berbagai aktivitas, termasuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan dan kota.

Pemerintah kota Ambon juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Klasis kota Ambon yang telah menyelenggarakan event  baku dapa ini.

Selama dua hari kegiatan “Baku Dapa Anak dan Remaja,” sebanyak 230 anak-anak dan remaja dari 19 jemaat GPM di Klasis Kota Ambon mengikuti berbagai sesi pembinaan, bimbingan, dan aktivitas kreatif.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun solidaritas, inklusivitas, dan kreativitas di kalangan peserta. Para peserta akan dibimbing oleh pengasuh dan pemimpin gereja untuk meningkatkan kualitas diri mereka dan mengarahkan mereka pada aktivitas positif, menjauhkan mereka dari hal-hal negatif seperti tawuran dan narkoba.

Dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, diharapkan acara ini dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak dan remaja GPM serta mendukung mereka dalam menghadapi tantangan zaman dan membentuk karakter yang kuat serta bermanfaat bagi gereja dan bangsa.(CN02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *