Ternate, cahaya-nusantara.com
Pasca bencana gempa berkekuatan 7,2 SR yang berpusat di Gane, Halmahera Selatan pada tanggal 14 Juli lalu, PLN melalui PLN Peduli (CSR PLN) dan Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN memberikan bantuan kepada para korban bencana gempa yang mengakibatkan banyaknya rumah warga yang rusak di 8 (delapan) kecamatan dan 30 desa pada wilayah tersebut.
Bantuan yang diberikan yakni berupa kebutuhan pokok sehari-hari seperti sembako, air mineral, terpal, selimut, pakaian, peralatan mandi hingga matras. Selain itu, guna kebutuhan listrik di lokasi-lokasi pengungsian, PLN juga memberikan bantuan genset sebanyak 5 (lima) buah dengan kapasitas masing-masing sebesar 2.000 Watt. Adapun total nilai dari keseluruhan bantuan yang diberikan yakni senilai Rp 648.500.000,-.
“Bantuan ini akan kami distribusikan dalam 2 tahap. Tahap pertama sudah kami distribusikan pada hari Rabu (17/7) kemarin dan tahap kedua rencananya akan kami distribusikan lagi pada minggu keempat bulan Juli ini”, ujar Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate Gamal Rizal Kambey.
Gamal juga menambahkan bahwa bantuan ini diberikan guna meringankan beban warga yang menjadi korban dari bencana gempa.
Selain itu pasca bencana gempa, PLN langsung bergerak cepat untuk menginvetarisir aset-aset ketenagalistrikan dan melakukan percepatan upaya pemulihan sistem kelistrikan khususnya pada gardu dan jaringan listrik, yang terkena dampak dari gempa berkekuatan 7,2 SR tersebut.
“Di samping menginventarisir dan memulihkan aset ketenagalistrikan yang terdampak akibat gempa tersebut, tentu ini sudah menjadi kewajiban kami dalam membantu masyarakat sekitar yang menjadi korban bencana. Rencananya dari YBM PLN juga akan mendatangkan tim medis ke lokasi bencana yang direncanakan dapat tiba pada minggu keempat Juli nanti”, terang Gamal (CN-02)

