Saumlaki,cahaya-nusantara.com
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ir. Vinansius. Batlayeri M. Si mengatakan perolehan PAD di dinas yang dipimpinnya dari tahun 2017 makin meningkat dan ditargetkan untuk tahun 2019 akan mencapai 2,8 milyar. Demikian antara lain penegasan Batlayeri kepada wartawan di ruang kerjanya Senin, 22/4.
Dikatakan, PAD akan terhitung secara memadai apabila usaha perikanan di suatu daerah juga memadai sebaliknya jika tidak ada usaha produktif perikanan yang memadai maka tidak bisa berharap bahwa PAD akan meningkat.
Menurutnya secara kronologis di tahun 2017 peroleh PAD di dinas Kelautan dan Perikanan Tangkap di Kabupaten Tanimbar baru mencapai 700 juta rupiah, dan pada tahun 2018 dengan upaya dan kerja keras akhirnya terjadi kenaikan PAD menjadi lebih dari 1 milyar. Dan di tahun 2019 ini pihaknya menargetkan capaian PAD menjadi 2,8 milyar. “Tahun 2019 ini target kami adalah 2,8 milyar” ujarnya. sambil menambahkan target yang telah dicanangkan ini bukan sekedar sebuah perkiraan yang tidak mendasar melainkan ditunjang dengan produksi yang dilakukan oleh dinas sendiri dan bukan saja menunggu usaha produktif dari pihak swasta atau masyarakat saja. Hal ini ditunjang oleh adanya kapal milik dinas perikanan yang akan berproduksi disamping ada pula kebun dan bibit rumput laut yang siap untuk diproses produksi. “Kami tidak menunggu usaha produksi dari usaha swasta akan tetapi kami punya kapal dan kami punya kebun produksi rumput laut sehingga kami juga bisa berpartisipasi ke pasar”.(CN – S1)

