Ambon, cahaya-nusantara.com

Ketua Yayasan Kalam Kudus Cabang Maluku, Tony Lauwis Kemarin, Jumat, 8/2 dilantik bersama teman-teman pengurus Majelis Pendidikan Kristen Wilayah XIV untuk masa layanan 2018-2023. Acara pelantikan dilaksanakan di Aula gereja Kalam Kudus Ambon oleh Ketua Umum Majelis Pendidikan Kristen Pusat, Ir. David J. Tjandra. M.A. Acara pelantikan dan pengukuhan dilaksanakan dalam sebuah ibadah khusus yang dipimpin oleh pendeta  Ruhullesin  yang dalam khotbahnya meminta pendidikan Kristen di Maluku agar meningkatkan pendidikan karakter  tetapi juga memperhatikan lebel yang menandai pendidikan Kristen yakni Lebel “Kristen”.

Pelantikan  dihadiri oleh dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku mewakili Gubernur Maluku serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Olahraga kota Ambon mewakili Walikota Ambon. Gubernur Maluku lewat Kepala Dinaa Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kabid Ketenagaan dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku, Minggus Patty mengatakan pelantikan pengurus harian MPK Wilayah Maluku oleh Pengurus MPK pusat ini memiliki nilai strategis  dalam menunjang program pembangunan pendidikan di provinsi Maluku terutama dalam mensukseskan program pendidikan Maluku cerdas.


Menurut Gubernur, tantangan ke depan dalam mempersiapkan generasi emas adalah membangun watak, mental dan integritas anak-anak bangsa lewat pendidikan karakter sebagaimana tersirat dalam progran nawacita Presiden RI. Untuk itu saat ini di sekolah-sekolah sementara diimplementasikan program K-13 yang intinya adalah membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis, kemampuan daya kreasi tinggi dan kolaborasi yang baik.

Sementara itu Ketua Umum MPK Pusat, Ir. David. J. Tjandra M.A.  dalam sambutannya mengatakan anak-anak Maluku harus didik untuk menjadi orang yang pintar tetapi juga memiliki semangat juang yang tinggi untuk berperang melawan kemiskinan, kebodohan dan ketidakadilan yang ada di Indobesia ini.

Menurutnya adalah tugas dari seluruh komponen pendidikan di Maluku termasuk orangtua agar mempersiapkan anak-anak di Makuku nenjadi pemimpin masa depan dengan sebagaimana di jaman dahulu yakni tampilnya Thomas Matulesay dan Christina Martha Tiahahu sebagai pahlawan di bumi Maluku maka anak-anak Maluku saat ini pula harus dididik dan ditempa agar menjadi pemimpin di masa yang akan datang.(CN-02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *