Ambon, cahaya-nusantara.com
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Maluku lewat Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Provinsi Maluku, Erhard Hatulesila, SE. M.M mengatakan perekinomian Maluku berdasarkan besaran produk domestik regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan IV- 2018 mencapai Rp. 11,25 trilyun dan atas harga konstan 2010 mencaoai Rp. 7,65 trilyun. Demikian abtara lain penegadan Hatulasila dalam keterangan persnya di kantir BPS Maluku Rabu, 6/2.
Dikatakan ekonomi Maluku Triwulan IV-2018 tumbuh 6,41 persen (y on y). Dari sisi produksi, pertumbuhandidorong oleh hampir semua lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha pengadaan listrik dan gas yang tumbuh 8,59 persen. Menurutnya dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi ducapai oleh komponen pengeluaran konsumsi LNPRT yang tumbuh sebesar 5,54 persen. Ekonomi Maluku Triwulan IV- 2018 meningjat sebesar 2,64persen (q to q).
Selanjutnya disebutkan dari sisi produksi, pertumbuhab tertinggi pada lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 9,31persen. Sementara dari sisi pengeluaran dicapai komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 5,81 persen. Selanjutnya, disebutkan Ekonomi Maluku Triwulan IV-2018 (c to c) tumbuh 5,94 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh lapangan usaha administrasi pemerintah, pertanahan fan jaminan sosial wajib yang tumbuh sebesar 8,26 persen. Sementara dari sisi pengeluaran terutama didorong oleh komkonen pembentukan modal tetap bruto yang tumbuh sebesar 8,62 persen. (CN-02)

