Ambon,
cahaya-nusantara.co.id
cahaya-nusantara.co.id
Kepala Badan Pusat Statistik
(BPS) Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk dalam
komferensi pers di kantor BPS Maluku; Senin, 7 Mei 2018 mengatakan, Pembangunan manusia di Maluku pada tahun 2017
terus mengalami kemajuan yang ditandai dengan terus meningkatnya Indeks
Pembangunan.
(BPS) Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk dalam
komferensi pers di kantor BPS Maluku; Senin, 7 Mei 2018 mengatakan, Pembangunan manusia di Maluku pada tahun 2017
terus mengalami kemajuan yang ditandai dengan terus meningkatnya Indeks
Pembangunan.
Dikatakan Manusia(IPM) Maluku. Pada tahun 2017, IPM
Maluku telah mencapai 68,19. Angka ini meningkat sebesar 0,59 poin dibandingkan
dengan IPM Maluku pada tahun 2016 yang sebesar 67,60
Maluku telah mencapai 68,19. Angka ini meningkat sebesar 0,59 poin dibandingkan
dengan IPM Maluku pada tahun 2016 yang sebesar 67,60
Pada tahun 2017, pembangunan
manusia di Maluku masih berstatus “sedang”, masih sama dengan tahun
2016. IPM Maluku pada tahun 2017 tumbuh sebesar 0,87 persen dibandingkan tahun
2016.
manusia di Maluku masih berstatus “sedang”, masih sama dengan tahun
2016. IPM Maluku pada tahun 2017 tumbuh sebesar 0,87 persen dibandingkan tahun
2016.
Menurutnya selama periode
2016 hingga 2017, komponen pembentuk IPM juga mengalami peningkatan. Bayi yang
baru lahir memiliki peluang untuk hidup hingga 65,40 tahun, meningkat 0,05
tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Anak-anak usia 7 tahun memiliki peluang
untuk bersekolah selama 13,91 tahun, meningkat 0,18 tahun dibandingkan pada
2016.sementara itu, penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata telah
menempuh pendidikan selama 9,38 tahun, meningkat 0,11 tahun dibandingkan tahun
sebelumnya. Pengeluaran per kapita (harga konstan 2012) masyarkat telah
mencapai 8,433 juta rupiah pada tahun 2017, meningkat Rp 218,00 ribu rupiah dibandingkan
tahun sebelumnya.(CN-06)
2016 hingga 2017, komponen pembentuk IPM juga mengalami peningkatan. Bayi yang
baru lahir memiliki peluang untuk hidup hingga 65,40 tahun, meningkat 0,05
tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Anak-anak usia 7 tahun memiliki peluang
untuk bersekolah selama 13,91 tahun, meningkat 0,18 tahun dibandingkan pada
2016.sementara itu, penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata telah
menempuh pendidikan selama 9,38 tahun, meningkat 0,11 tahun dibandingkan tahun
sebelumnya. Pengeluaran per kapita (harga konstan 2012) masyarkat telah
mencapai 8,433 juta rupiah pada tahun 2017, meningkat Rp 218,00 ribu rupiah dibandingkan
tahun sebelumnya.(CN-06)
