Ambon, cahaya-nusantara.co.id

Kepala SMA Kristen
Urimessing, Dra. E. Laturiuw, M. Si mengatakan setelah sukses  menyelenggarakan UNBK di tahun kedua hasilnya
cukup menggembirakan meskipun rata-rata siswa IPA maupun IPS masih harus
menggulang mata pelajaran Sains, namun kelulusan di sekolahnya mencapai 100
persen.

Demikian antara lain
penjelasan  Laturiuw kepada wartawan di
Ambon, jumat pekan lalu.

Dikatakan, dari hasil UNBK
yang diterima ternyata untuk mata pelajaran Sains seperti matematika dan Fisika
banyak yang harus menggulang sementara untuk mapel Bahasa Indonesia dan Bahasa
Inggeris capaian lelulusannya bagus dan membuat dirinya selaku kepala sekolah
merasa bangga. “Mapel Sains itu seperti matematika dan fisika rata-rata
banyak yang menggulang, baik di jurusan IPA maupun IPS, dan itu membutuhkan
kerja keras kami”, ujar Laturiuw sambil menambahkan hal itu menjadi
perhatian pihaknya, sementara mapel ekonomi, Sosiologi dan Geografi yang tidak
lulus  tidak terlalu banyak.

Oleh sebab itu ke
depan,  kata Laturiuw pihaknya akan
menerapkan strategi-strategi lagi untuk memperbaiki lagi kelemahan-kelemahan
yang ada, mengingat sudah dua tahun belakangan ini SKL yang dipakai baik di
pusat maupun di daerah sebenarnya sama sehingga perlu dicari penyebab sekaligus
perbaikannya dalam proses belajar mengajar ke depan.

Lebih lanjut menurut Kepsek
yang juga instruktur nasional ini mengatakan strategi yang digunakan selama ini
mungkin akan dirubah,  mengingat dari
hasil wawancara dengan para siswa dan juga konfirmasi dengan teman-teman sesama
instruktur di pusat mengatakan tingkat kesulitan soal tahun ini terdapat pada
jenis soal yang berupa logika dimana selama ini siswa hanya dibiasakan dengan
soal-soal pilihan ganda sehingga ketika disodorkan dengan soal-soal logika
kebanyakan siswa lalu tak dapat mengerjakannya.(CN-3)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *