Ambon,
cahaya-nusantara.co.id
cahaya-nusantara.co.id
Kepala SMP Negeri 19 Ambon,
C. Berhitu mengatakan sudah dipastikan tahun 2019 mendatang SMP Negeri 19 Ambon
bakal melaksanakan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (UNBK) demikian antara lain
penegasan Berhitu kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu, 7/3. Dikatakan untuk
tahun 2018 ini sekolahnya belum bisa melaksanakan UNBK disebabkan karena sarana
computer yang dimiliki sekolahnya masih sangat terbatas jika dibandingkan
dengan rasio siswa calon peserta ujian. Meskipun demikian sekolahnya tetap
mendukung setiap program pemerintah terutama dalam upaya untuk menciptakan
peningkatan mutu pendidikan dimana salah satunya bisa diukur dari mutu dan
kualitas lulusan siswa.
C. Berhitu mengatakan sudah dipastikan tahun 2019 mendatang SMP Negeri 19 Ambon
bakal melaksanakan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (UNBK) demikian antara lain
penegasan Berhitu kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu, 7/3. Dikatakan untuk
tahun 2018 ini sekolahnya belum bisa melaksanakan UNBK disebabkan karena sarana
computer yang dimiliki sekolahnya masih sangat terbatas jika dibandingkan
dengan rasio siswa calon peserta ujian. Meskipun demikian sekolahnya tetap
mendukung setiap program pemerintah terutama dalam upaya untuk menciptakan
peningkatan mutu pendidikan dimana salah satunya bisa diukur dari mutu dan
kualitas lulusan siswa.
Menurutnya, saat ini sekolahnya
baru memiliki 50 unit Komputer sementara peserta ujian tahun ini saja melebihi
kapasitas sehingga telah diputuskan untuk sekolahnya bakal melaksanakan UNBK di
tahun 2019 mendatang. Disebutkan sampai tahun ajaran ini sekolahnya masih
menyelenggarakan 2 kurikulum yakni program KTSP yang dilaksanakan oleh siswa
kelas IX saat ini sedangkan kelas VII dan VIII telah mengikuti kurikulum K-13.
Oleh sebab itu menurut berhitu biarlah kelas IX yang saat ini sedang mengikuti
kurikulum KTSP memasuki ujian dengan system UNKP sementara siswa yang saat ini
berada di kelas VIII diharapkan akan mengikuti ujian dengan menggunakan UNBK di
tahun depan.
baru memiliki 50 unit Komputer sementara peserta ujian tahun ini saja melebihi
kapasitas sehingga telah diputuskan untuk sekolahnya bakal melaksanakan UNBK di
tahun 2019 mendatang. Disebutkan sampai tahun ajaran ini sekolahnya masih
menyelenggarakan 2 kurikulum yakni program KTSP yang dilaksanakan oleh siswa
kelas IX saat ini sedangkan kelas VII dan VIII telah mengikuti kurikulum K-13.
Oleh sebab itu menurut berhitu biarlah kelas IX yang saat ini sedang mengikuti
kurikulum KTSP memasuki ujian dengan system UNKP sementara siswa yang saat ini
berada di kelas VIII diharapkan akan mengikuti ujian dengan menggunakan UNBK di
tahun depan.
Sementara itu kepada
wartawan di ruang kerjanya, Berhitu mengatakan selaku sekolah berwawasan
lingkungan, sekolahnya tidak hanya mengajarkan soal akademik kepada siswanya
akan tetapi berbagai kegiatan di luar akademik pun selalu mengikutsertakan
siswanya. Oleh sebab itu tidak heran jika dalam kegiatan memeriahkan Imlek
tahun 2018, siswa di sekolahnya meraih tiga juara dengan menggondol tiga buah
tropi. Menurutnya kegiatan semacam itu sangat bermanfaat bagi siswa saat mereka
telah selesai secara formal nanti mereka telah memiliki sejumlah bakat dan
kemampuan yang akan berguna bagi masa depan mereka kelak. Oleh sebab itu berbagai
kegiatan non akademik di kota ini pihaknya selalu mengikutsertakan siswanya
untuk berkompetisi. Termasuk di dalamnya di tahun 2018 ini saja ada sejumlah
kegiatan yang diikuti siswanya seperti misalnya kegiatan yang diselenggarakan
oleh TNI yang juga memperoleh juara. “Anak-anak ini kita harus tampilkan di
berbagai event supaya mereka tahu tentang potensi yang mereka miliki”, ujar
Berhitu.
wartawan di ruang kerjanya, Berhitu mengatakan selaku sekolah berwawasan
lingkungan, sekolahnya tidak hanya mengajarkan soal akademik kepada siswanya
akan tetapi berbagai kegiatan di luar akademik pun selalu mengikutsertakan
siswanya. Oleh sebab itu tidak heran jika dalam kegiatan memeriahkan Imlek
tahun 2018, siswa di sekolahnya meraih tiga juara dengan menggondol tiga buah
tropi. Menurutnya kegiatan semacam itu sangat bermanfaat bagi siswa saat mereka
telah selesai secara formal nanti mereka telah memiliki sejumlah bakat dan
kemampuan yang akan berguna bagi masa depan mereka kelak. Oleh sebab itu berbagai
kegiatan non akademik di kota ini pihaknya selalu mengikutsertakan siswanya
untuk berkompetisi. Termasuk di dalamnya di tahun 2018 ini saja ada sejumlah
kegiatan yang diikuti siswanya seperti misalnya kegiatan yang diselenggarakan
oleh TNI yang juga memperoleh juara. “Anak-anak ini kita harus tampilkan di
berbagai event supaya mereka tahu tentang potensi yang mereka miliki”, ujar
Berhitu.
Menurutnya dengan pengalaman
mengikuti berbagai kegiatan, ke depan sekolah yang dipilihnya sesuai dengan
potensi yang telah dimiliki siswa untuk pengembangan potensi diri anak
tersebut. Menurutnya selaku pimpinan sekolah dirinya tidak menutup kemungkinan
bagi kegiatan siswa dalam pengembangan potensi dirinya. Apalagi saat ini
sementara gencarnya pemerintah menggalang pendidikan berkarakter, kata Berhitu.
Bahkan menurutnya jika siswa mengikuti kegiatan seperti itu akhirnya mengurangi
kegiatan yang bersifat negative. Khusus bagi siswa kelas IX, dirinya juga
mendorong untuk mengikuti seleksi dari SMA Negeri Siwalima Ambon yang saban
tahunnya selalu melakukan sosialisasi di sekolahnya.(CN-02)
mengikuti berbagai kegiatan, ke depan sekolah yang dipilihnya sesuai dengan
potensi yang telah dimiliki siswa untuk pengembangan potensi diri anak
tersebut. Menurutnya selaku pimpinan sekolah dirinya tidak menutup kemungkinan
bagi kegiatan siswa dalam pengembangan potensi dirinya. Apalagi saat ini
sementara gencarnya pemerintah menggalang pendidikan berkarakter, kata Berhitu.
Bahkan menurutnya jika siswa mengikuti kegiatan seperti itu akhirnya mengurangi
kegiatan yang bersifat negative. Khusus bagi siswa kelas IX, dirinya juga
mendorong untuk mengikuti seleksi dari SMA Negeri Siwalima Ambon yang saban
tahunnya selalu melakukan sosialisasi di sekolahnya.(CN-02)
