Ambon,
cahaya-nusantara.co.id
Kepala Badan Pusat Statistis (BPS) provinsi
Maluku, Dumangar Hutauruk mengatakan pada September 2017 dari 82 Kota IHK di
Indonesia, tercatat 50 kota mengalami inflasi dan 32 kota mengalami deflasi dan
kota Tual mengalami Inflasi. Demikian antara lain penegasan Hutauruk dalam
sebuah konferensi pers di kantor BPS Maluku, Senin, 2/10.
Dikatakan,
d
ari 2 kota IHK di Provinsi Maluku, Kota Ambon mengalami deflasi sebesar 0,23 persen dengan IHK
127,74 dan Kota
Tual mengalami inflasi sebesar
1,59 persen dengan IHK 153,62.
Menurutnya,
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 1,59 persen
dengan IHK 153,62 dan inflasi
terendah terjadi di Kota Mamuju dan Kota Depok sebesar  0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 129,55 dan
128,56.Deflasi tertinggi
terjadi di Kota Manado
sebesar  1,04 persen dengan IHK 128,26  dan
terendah terjadi di Kota Tembilahan sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 133,95.
Disebutkan, dari 82 Kota IHK di Indonesia, pada September
2017
IHK Kota Ambon
menduduki peringkat  54, inflasi bulanan
Kota Ambon menduduki peringkat 66, inflasi tahun kalender Kota Ambon menduduki
peringkat 69, serta untuk inflasi
tahun ke tahun Kota Ambon menduduki peringkat
64.
Selanjutnya menurutnya, dari 82 Kota IHK di Indonesia,
pada September 2017 IHK Kota Tual menduduki peringkat 1,
inflasi bulanan Kota Tual menduduki peringkat 1, inflasi tahun kalender Kota
Tual menduduki peringkat 1, serta inflasi tahun ke tahun Kota Tual menduduki
peringkat 1.
Sedangkan Inflasi tahun kalender Kota Ambon di bulan September 2017 sebesar 1,50  persen dan
inflasi tahun ke tahun (September 2017 terhadap September 2016) sebesar 3,07 persen.
Inflasi tahun kalender Kota
Tual di bulan September 2017
sebesar 9,63 persen dan inflasi tahun ke tahun (September 2017terhadap September 2016) sebesar 12,01
persen.
Deflasi di Kota Ambon terjadi pada
2 kelompok pengeluaran dengan deflasi
tertinggi pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,01 persen dandeflasi
terendah pada kelompok transpor,
komunikasi dan jasa keuangan sebesar 3,54 persen. Inflasi terjadi pada 5 kelompok pengeluaran dengan inflasi tertinggi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,51 persen dan inflasi terendah pada kelompok sandang
sebesar 0
,08 persen.

Ia
menambahkan Inflasidi Kota Tual terjadi pada 6 kelompok pengeluaran dengan inflasi
tertinggi padakelompok bahan makanan sebesar 4,48 persendan inflasi terendah
pada kelompok sandang sebesar 0,0001 persen.Deflasiterjadi hanyapada 1 kelompok
pengeluaran yakni kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,95
persen.(CN-02)

x

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *