Ambon, cahayanusantara.com
Eduard Peea, Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara,
dalam relisenya  tanggal 9 Maret
2017 mengatakan sebagai upaya meningkatkan kehandalan kelistrikan di
Kota Dobo, Ibukota Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi
Maluku, PLN
mendatangkan 5 (lima)
mesin baru yang tiba di Pelabuhan Yos Sudarso,
Dobo pada hari Rabu (8/3). Kelima mesin dengan
kapasitas masing-masing
850 kW
(5×850 kW) tersebut akan diletakkan di PLTD Wamar dan
direncanakan dapat segera beroperasi pada minggu ke-3
bulan Maret ini.
Dikatakan,
Penambahan kelima mesin tersebut akan menambah pasokan
listrik di Dobo dimana sebelumnya pada bulan Desember
2016 lalu PLN
juga telah mendatangkan
3 (tiga) mesin berkapasitas 500 kW (3×500 kW)
yang telah beroperasi hingga saat ini.
 Manajer Teknik PLN M2U Adriansyah mengatakan bahwa kelima mesin ini
akan membuat Kota Dobo memiliki cadangan daya.
“Saat ini Daya Mampu di Dobo sebesar 3,25 MW
dengan Beban Puncak
mencapai 3,4 MW.
Dengan adanya penambahan kelima mesin tersebut, maka
Daya Mampu di Dobo akan mencapai 6,25 MW sehingga
terdapat cadangan
daya sebesar
2,85 MW.” Kata Adriansyah.
Daerah
Kabupaten Kepulauan Aru dihuni oleh 7.892 pelanggan rumah
tangga, 688 pelanggan bisnis dan 1 pelanggan industri.
Keseluruhan
pelanggan bisnis dan
industri tersebut berada di Kota Dobo, sementara
dari total pelanggan rumah tangga, sebanyak 7.692 pelanggan
berada di
ibukota Kepulauan Aru
tersebut.
Jaringan Listrik Harus Terbebas
Dari Pohon
Sebelumnya kota Dobo
memiliki tambahan 3 (tiga) mesin baru yang telah
beroperasi pada Desember 2016 lalu, namun terdapat 1
(satu) unit mesin
yang mengalami
derating (penurunan daya mampu suatu unit pembangkit
terhadap daya terpasang) akibat gangguan jaringan
karena pohon.

“Hal ini sudah kami sampaikan saat kunjungan kerja DPRD Kepulauan Aru ke PLN M2U di Ambon pada 31 Januari kemarin, sehingga
diharapkan ke
depan ada peran serta
dari pemerintah dan masyarakat untuk sama-sama
dengan PLN menjaga kebersihan di sekitar jaringan
terutama harus
terbebas dari pohon
agar keandalan mesin dan jaringan tetap terjaga”,
ujar Adriansyah. Adriansyah juga menambahkan, Jarak Aman pohon yang berada dekat dengan
jaringan yaitu 3 (tiga) meter di sisi kanan dan
kiri dari jaringan
serta untuk
bagian di atas jaringan harus bebas dari pohon.
“Rasio Elektrifikasi di Kota Dobo itu sudah
mencapai 100%, oleh karena
itu
dengan penambahan 5 mesin ini diharapkan peran serta masyarakat
untuk bersama – sama dalam menjaga aset kelistrikan di
Kota Dobo agar
keandalan dapat dipertahankan.” Tutup Adriansyah.(CN-02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *