Ambon,
cahaya-nusantara.com
cahaya-nusantara.com
Direncanakan
tahun 2017 Bimas Katolik akan membuka satu ruang layanan pendidikan
khusus jalur kejuruan atau Sekolah Menegah Agama Katolik Kejuruan kelautan dan
Perikanan Negeri, selain 4 sekolah umum berbasis agama yang setara dengan
Madrasah di Provinsi Maluku yang ada sejak 2012-2016. Demikian penegasan Kepala
Bimas Katolik Drs Silvester Duarmas M.Si kepada wartawan di ruang
kerjanya Kamis (22/9). Menurutnya keinginannya untuk membuka Sekolah
kejuruan karena ada payung hukum berdasarkan Permen Diknas nomor 60 tahun 2014
tentang Kurikulum 2013, Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan. Untuk
saat ini bimas Katolik sementara membuat studi kelayakan, mengkaji, menganalisis
berdasarkan payung hukum Permen Diknas no 60 tahun 2014, sehingga nantinya
Sekolah Menengah Agama Katolik Kejuruan Negeri bisa langsung dikelola oleh
Bimas Katolik. Ia menambahkan kalau SMAK sesuai Perment 55 adalah kewenangan
gereja, namun kalau sesuai Permen 60 Bimas katolik bisa langsung memintakan ijin
operasional ke Departemen Agama Via Dirjen Bimas katolik untuk menyelenggarakan
sekolah tersebut.
tahun 2017 Bimas Katolik akan membuka satu ruang layanan pendidikan
khusus jalur kejuruan atau Sekolah Menegah Agama Katolik Kejuruan kelautan dan
Perikanan Negeri, selain 4 sekolah umum berbasis agama yang setara dengan
Madrasah di Provinsi Maluku yang ada sejak 2012-2016. Demikian penegasan Kepala
Bimas Katolik Drs Silvester Duarmas M.Si kepada wartawan di ruang
kerjanya Kamis (22/9). Menurutnya keinginannya untuk membuka Sekolah
kejuruan karena ada payung hukum berdasarkan Permen Diknas nomor 60 tahun 2014
tentang Kurikulum 2013, Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan. Untuk
saat ini bimas Katolik sementara membuat studi kelayakan, mengkaji, menganalisis
berdasarkan payung hukum Permen Diknas no 60 tahun 2014, sehingga nantinya
Sekolah Menengah Agama Katolik Kejuruan Negeri bisa langsung dikelola oleh
Bimas Katolik. Ia menambahkan kalau SMAK sesuai Perment 55 adalah kewenangan
gereja, namun kalau sesuai Permen 60 Bimas katolik bisa langsung memintakan ijin
operasional ke Departemen Agama Via Dirjen Bimas katolik untuk menyelenggarakan
sekolah tersebut.
Sekolah
Menengah Agama Katolik Kejuruan Kelautan dan Perikanan Negeri dibuka sesuai
dengan karakter Maluku khususnya Maluku Tenggara Barat yang akan dilakukan uji
coba di Samlaki, dan apabila berhasil akan di buka di kabupaten-kabupaten yang
kekayaan lautnya bagus. Duarmas juga menjelaskan kalau terkait dengan lahan
tergantung dengan master Plain yang lahan harus 10 Hektar yang bisa ditempuh
lewat jalur Hibah dari Pemda atau Masyarakat dan Bimas Katolik akan mengajukan permohonan
Dana ke kementrian Agama. Sementara terkait dengan SDM dalam penyelenggaraan
sekolah tersebut menurut Duarmas bisa didapatkan dari SDM lokal yang mana
banyak sekali sarjana kelautan dan perikanan di Maluku dan kalaupun belum
terpenuhi maka didatangkan dari luar.yang bisa menjadi tenaga pengajar. (CN-02)
Menengah Agama Katolik Kejuruan Kelautan dan Perikanan Negeri dibuka sesuai
dengan karakter Maluku khususnya Maluku Tenggara Barat yang akan dilakukan uji
coba di Samlaki, dan apabila berhasil akan di buka di kabupaten-kabupaten yang
kekayaan lautnya bagus. Duarmas juga menjelaskan kalau terkait dengan lahan
tergantung dengan master Plain yang lahan harus 10 Hektar yang bisa ditempuh
lewat jalur Hibah dari Pemda atau Masyarakat dan Bimas Katolik akan mengajukan permohonan
Dana ke kementrian Agama. Sementara terkait dengan SDM dalam penyelenggaraan
sekolah tersebut menurut Duarmas bisa didapatkan dari SDM lokal yang mana
banyak sekali sarjana kelautan dan perikanan di Maluku dan kalaupun belum
terpenuhi maka didatangkan dari luar.yang bisa menjadi tenaga pengajar. (CN-02)
