Ambon, cahaya-nusantara.com
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku akan selalu berupaya untuk melestarikan budaya Maluku melalui pendidikan
dan akan diwujudkan melalui
program program lewat pemerintah provinsi di Maluku. Demikian
penegasan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs Saleh Thio M.SI kepada wartawan usai pagelaran seni Sastra Rabu (31/8) malam di
Taman Budaya Provinsi Maluku seusai menyaksikan pegelaran musik dan sastra tahun 2016. Menurutnya upaya pelestarian Budaya dan Seni Maluku
yang dilakukan oleh Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku di sekolah-sekolah untuk saat ini sementara
dilakukan dalam pengkajian dan
pelaksanaan dan diharapkan akan ada. Setelah menyaksikan pagelaran yang baru disaksikan Thio merasa bangga
dan mengapresiasi pagelaran yang
ditampilkan pada malam itu. Ia
menambahkan kalau potensi anak-anak Maluku sangat luar biasa dan
Maluku sangat kaya akan budaya, karena orang
Maluku bukanlah masyarakat atau
daerah yang tidak mengerti dan tidak memiliki Budaya tetapi adalah daerah yang kaya akan budaya.
Untuk itu dirinya berharap agar masyarakat bersama-sama
dengan pemerintah untuk bisa melestarikan
budaya yang ada di Maluku. Sementara terkait dengan upaya peningkatan dan
pelestarian Budaya di 10 Kabupaten/Kota
lainnya di Maluku, Thio, menjelaskan kalau proses pendidikan budaya bukan hanya di kota Ambon yang sudah
dilaksanakan saja, di Kabupaten
kota lain juga sudah dilaksanakan.(CN)
dan akan diwujudkan melalui
program program lewat pemerintah provinsi di Maluku. Demikian
penegasan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs Saleh Thio M.SI kepada wartawan usai pagelaran seni Sastra Rabu (31/8) malam di
Taman Budaya Provinsi Maluku seusai menyaksikan pegelaran musik dan sastra tahun 2016. Menurutnya upaya pelestarian Budaya dan Seni Maluku
yang dilakukan oleh Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku di sekolah-sekolah untuk saat ini sementara
dilakukan dalam pengkajian dan
pelaksanaan dan diharapkan akan ada. Setelah menyaksikan pagelaran yang baru disaksikan Thio merasa bangga
dan mengapresiasi pagelaran yang
ditampilkan pada malam itu. Ia
menambahkan kalau potensi anak-anak Maluku sangat luar biasa dan
Maluku sangat kaya akan budaya, karena orang
Maluku bukanlah masyarakat atau
daerah yang tidak mengerti dan tidak memiliki Budaya tetapi adalah daerah yang kaya akan budaya.
Untuk itu dirinya berharap agar masyarakat bersama-sama
dengan pemerintah untuk bisa melestarikan
budaya yang ada di Maluku. Sementara terkait dengan upaya peningkatan dan
pelestarian Budaya di 10 Kabupaten/Kota
lainnya di Maluku, Thio, menjelaskan kalau proses pendidikan budaya bukan hanya di kota Ambon yang sudah
dilaksanakan saja, di Kabupaten
kota lain juga sudah dilaksanakan.(CN)
