Ambon,
Cahayanusantara12.com
Cahayanusantara12.com
Menyongsong Hari Amal Bhakti Kementrian Agama ke-70 tahun
2016, bertempat di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Maluku tanggal 31
Desember 2015 di selenggarakan Penguatan Nilai Budaya Kerja dan Revolusi Mental
oleh Kanwil Kemenag Provinsi Maluku bagi Jajaran Kemanag di Maluku.
2016, bertempat di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Maluku tanggal 31
Desember 2015 di selenggarakan Penguatan Nilai Budaya Kerja dan Revolusi Mental
oleh Kanwil Kemenag Provinsi Maluku bagi Jajaran Kemanag di Maluku.
Dalam sambutannya Kakanwil Kemang Fessal Musaad
mengatakan, sebagaimana diketahui bersama di akhir tahun 2015 ada beberapa momentum
penting yang bersejarah, yaitu tanggal 24 Desember 2015 bertepatan dengan 12
Rabiul Awal adalah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Tanggal 25 Desember 2015
adalah Hari Natal bagi umat Kristiani, Tanggal 1 Januari 2016 Tahun baru Masehi
dan tanggal 3 Januari 2016 adalah Hari Amal Bhakti Kementrian Agama ke-70.
Untuki itu, kata kakanwil, perlu memaknai dan mensyukuri momentum-momentum
bersejarah itu sebagai refleksi kesadaran bersama untuk membangun peradaban
emas dan kehidupan yang penuh arti bagi manusia menuju masyarakat Maluku yang
aman, rukun, religius, sejahtera dan berkualitas dijiwai semangat siwalima. Kakanwil
mengingatkan peserta pembinaan akan tiada karya yang lebih agung melebihi
perjuangan membangun masyarakat yang lebih baik, lebih rukun, lebih
sejahtera lahir dan bathin dalam bingkai nilai-nilai agama. “Sungguh damai itu
indah”, kata Kakanwil.
mengatakan, sebagaimana diketahui bersama di akhir tahun 2015 ada beberapa momentum
penting yang bersejarah, yaitu tanggal 24 Desember 2015 bertepatan dengan 12
Rabiul Awal adalah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Tanggal 25 Desember 2015
adalah Hari Natal bagi umat Kristiani, Tanggal 1 Januari 2016 Tahun baru Masehi
dan tanggal 3 Januari 2016 adalah Hari Amal Bhakti Kementrian Agama ke-70.
Untuki itu, kata kakanwil, perlu memaknai dan mensyukuri momentum-momentum
bersejarah itu sebagai refleksi kesadaran bersama untuk membangun peradaban
emas dan kehidupan yang penuh arti bagi manusia menuju masyarakat Maluku yang
aman, rukun, religius, sejahtera dan berkualitas dijiwai semangat siwalima. Kakanwil
mengingatkan peserta pembinaan akan tiada karya yang lebih agung melebihi
perjuangan membangun masyarakat yang lebih baik, lebih rukun, lebih
sejahtera lahir dan bathin dalam bingkai nilai-nilai agama. “Sungguh damai itu
indah”, kata Kakanwil.
Selanjutnya, Kakanwil mengatakan para Biograf
berpendapat kebesaran seorang tokoh dapat diukur dari dampak karya hidupnya
terhadap manusia dan kemanusiaan. Dikatakan, Ajaran Nabi Muhammad SAW dan Nabi
Isa AS dalam masa ribuan tahun telah mengilhami lahirnya entitas
peradaban berbasis ketuhanan dan kemanusiaan. Menurutnya, Peringatan Maulid
Nabi,Perayaan Natal dan Tahun Baru serta Hari Amal Bhakti ke-70 berlangsung
hanya beberapa hari saja, tapi ruh, nafas, jiwa dan semangat dari momentum
bersejarah tersebut hidup sepanjang tahun bahkan mungkin sepanjang
hayat.(CN-01)
berpendapat kebesaran seorang tokoh dapat diukur dari dampak karya hidupnya
terhadap manusia dan kemanusiaan. Dikatakan, Ajaran Nabi Muhammad SAW dan Nabi
Isa AS dalam masa ribuan tahun telah mengilhami lahirnya entitas
peradaban berbasis ketuhanan dan kemanusiaan. Menurutnya, Peringatan Maulid
Nabi,Perayaan Natal dan Tahun Baru serta Hari Amal Bhakti ke-70 berlangsung
hanya beberapa hari saja, tapi ruh, nafas, jiwa dan semangat dari momentum
bersejarah tersebut hidup sepanjang tahun bahkan mungkin sepanjang
hayat.(CN-01)
