Menjelang Wisuda Sarjana 3
Unpatti tahun 2015, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(FKIP) Unpatti kembali mengukuhkan dan memberi gelar akademik kepada
calon wisudawan 517 sarjana baru.
Kepada wartawan usai acara Yudisium, dekan FKIP
Unpatti, mengatakan kegiatan
Yudisium merupakan kegiatan rutinitas Fakultas menjelang akan digelarnya Wisuda sarjana di lingkungan Unpatti Ambon.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan
akademik akan tetapi diselenggarakan
secara fakultatif karena calon wisudawan terakhir diberi gelar oleh Fakultas sebagai Sarjana Sarjana
pendidikan. Menurutnya secara
teknis pelaksanaan Yudisium diawali dengan penetuan kelulusan terbaik dari masing-masing parodi di
lingkungan Fakultas Keguruan
kemudian dilanjutkan dengan proses pengukuhan kesarjaan.
Unpatti tahun 2015, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(FKIP) Unpatti kembali mengukuhkan dan memberi gelar akademik kepada
calon wisudawan 517 sarjana baru.
Kepada wartawan usai acara Yudisium, dekan FKIP
Unpatti, mengatakan kegiatan
Yudisium merupakan kegiatan rutinitas Fakultas menjelang akan digelarnya Wisuda sarjana di lingkungan Unpatti Ambon.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan
akademik akan tetapi diselenggarakan
secara fakultatif karena calon wisudawan terakhir diberi gelar oleh Fakultas sebagai Sarjana Sarjana
pendidikan. Menurutnya secara
teknis pelaksanaan Yudisium diawali dengan penetuan kelulusan terbaik dari masing-masing parodi di
lingkungan Fakultas Keguruan
kemudian dilanjutkan dengan proses pengukuhan kesarjaan.
Menyoal tentang proses
Yudisium yang terdapat di masing-masing prdi saat
mahasiswa selesai ujian skripsi, Prof. Dr. Theresia Laurens, M.Pd
mengatakan yang terjadi di tingkat parodi saat
mahasiswa ujian itu adalah
yudisium untuk menentukan kelulusan mahasiswa sementara yudisium yang diselenggarakan oleh fakultas itu
merupakan pengukuhan serta
pemberian gelar kepada sarjana terbut. “Hari ini kita memberikan pengukuhan secara fakultas, secara institusi, bahwa
mereka hari ini berhak menggunakan
gelar sarjana pendidikan. Sementara
itu terkait dengan yudisium yang juga diselenggarakan bagi sarjana
PPKHB, Laurens mengatakan PPKHB itu adalah program kerjasama dengan pemerintah daerah sehingga yudisiumnya
dilakukan secara terpisah
mengingat selain kehadiran Sarjana PPKHB dalam yudisium dapat juga dihadirkan unsur pemerintah daerah dan instansi
terkait lainnya untuk menyaksikan kalau
program kerjasama itu telah benar-benar berlangsung dan mahasiswanya pun telah berhasil
menyelesaikan programnya sehingga
mendapat gelar kesarjaannya.
Yudisium yang terdapat di masing-masing prdi saat
mahasiswa selesai ujian skripsi, Prof. Dr. Theresia Laurens, M.Pd
mengatakan yang terjadi di tingkat parodi saat
mahasiswa ujian itu adalah
yudisium untuk menentukan kelulusan mahasiswa sementara yudisium yang diselenggarakan oleh fakultas itu
merupakan pengukuhan serta
pemberian gelar kepada sarjana terbut. “Hari ini kita memberikan pengukuhan secara fakultas, secara institusi, bahwa
mereka hari ini berhak menggunakan
gelar sarjana pendidikan. Sementara
itu terkait dengan yudisium yang juga diselenggarakan bagi sarjana
PPKHB, Laurens mengatakan PPKHB itu adalah program kerjasama dengan pemerintah daerah sehingga yudisiumnya
dilakukan secara terpisah
mengingat selain kehadiran Sarjana PPKHB dalam yudisium dapat juga dihadirkan unsur pemerintah daerah dan instansi
terkait lainnya untuk menyaksikan kalau
program kerjasama itu telah benar-benar berlangsung dan mahasiswanya pun telah berhasil
menyelesaikan programnya sehingga
mendapat gelar kesarjaannya.
Sementara itu, sementara
itu di tempat yang sama kepada wartawan PR I Unpatti,
Dr. Ir. M. Riadth Uluputty, MP, mengatakan dalam rangka menghadapi wisuda Unpatty angkatan ke-3 yang akan berlangsung
17 Desember mendatang hampir
seluruh Fakultas di lingkungan Unpatty menyelenggarakan yudisium untuk mengukuhkan dan memberi gelar bagi
sarjana barunya yang telah menyelesaikan seluruh
program study di kampusnya.
Uluputty mengakui kegiatan yudisium ini
merupakan suatu kegiatan yang baik sekali. Menurutnya meskipun di masing-masing parodi telah
melakukan yudisium guna menetapkan
kelulusan bagi sarjana baru akan tetapi yudisium yang digelar Fakultas merupakan pengukuhan dan pemberian
gelar kesarjaan bagi sargana baru
yang selanjutnya akan di wisuda dalam acara wisuda Sarjana baru.(CN-01)
itu di tempat yang sama kepada wartawan PR I Unpatti,
Dr. Ir. M. Riadth Uluputty, MP, mengatakan dalam rangka menghadapi wisuda Unpatty angkatan ke-3 yang akan berlangsung
17 Desember mendatang hampir
seluruh Fakultas di lingkungan Unpatty menyelenggarakan yudisium untuk mengukuhkan dan memberi gelar bagi
sarjana barunya yang telah menyelesaikan seluruh
program study di kampusnya.
Uluputty mengakui kegiatan yudisium ini
merupakan suatu kegiatan yang baik sekali. Menurutnya meskipun di masing-masing parodi telah
melakukan yudisium guna menetapkan
kelulusan bagi sarjana baru akan tetapi yudisium yang digelar Fakultas merupakan pengukuhan dan pemberian
gelar kesarjaan bagi sargana baru
yang selanjutnya akan di wisuda dalam acara wisuda Sarjana baru.(CN-01)


