Ambon, cahayanusantara12.com

Senin
(26/10) Pagi dalam Upacara bendera Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Ambon Drs Hj
LaSiteny M.Pd  di hadapan para siswa dan
Guru serta staf mempersembahkan Penghargaan yang diraih SMP Negeri 2 Ambon dari
Kementrian Hukum dan HAM RI. Dalam sambutannya La Siteny menjelaskan kalau
Anugerah Prestasi Insani ini adalah hasil penilaian daripada Hukum dan HAM  RI yang berorientasi ke sistim audit dan  sekolah yang dipimpinnya dikenal dari kerja
sama dengan media, yang memberitakan hal-hal yang positif dan negatif dari
sekolah. Selain penghargaan itu dalam sambutan La Siteny juga menyampaikan kalau
SMP Negeri 2 Ambon Mendapatkan penghargaan itu gampang tetapi mempertahankan
prestasi dan penghargaan  itu sulit,
untuk itu saat ini Pemerintah pusat masih mengakui tentang kinerja serta
perkembangan SMP Negeri 2 Ambon di Maluku, tetapi belum tentu ke depan prestasi-prestasi
akan bisa dipertahankan. Ia menambahkan kalau hal ini dibuktikan adanya
komitmen dan dibangunnya relasi dengan berbagai pihak di antaranya  media memberitakan aktivitas sekolah SMP 2
Ambon, dan hampir setiap hari dikunjungi oleh media. Kehadiran dan peranan
media sangatlah penting,  karena media
adalah jembatan emas dalam mewartakan program sekolah sehingga masyarakat dapat
mengetahui program sekolah. Pada kesempatan itu Dirinya mengucapkan terima
kasih kepada para guru, personil sekolah, orang tua, komite dan masyarakat
serta Media, karena semua komponen ini yang mendukung sehingga adanya prestasi
yang diraih oleh SMP Negeri 2 Ambon. Dirinya mengharapkan agar prestasi yang
sudah diraih agar dapat ditingkatkan dan bukan dipertahankan saja, karena kalau
hanya dipertahankan nantinya bila lemah dan lalai maka pastinya akan jatuh. Selain
Penghargaan La Siteny juga mengumumkan kalau 
nantinya SMP Negeri 2 Ambon tahun 2016 bersama dengan 3 sekolah lainnya
akan mengikuti ujian Nasional secara Online, dan nantinya pada bulan November
akan dilakukan Studi banding bagi 50 guru SMP negeri 2 Ambon ke Malaysia. Dengan
keberangkatan 50  guru ke Malaysia
mengikuti Studi banding menurut La Siteny sekolah tidaklah diliburkan karena
masih ada 50 guru SMP Negeri 2 Ambon yang nantinya akan di bantu oleh guru-guru
PPL memberikan pembelajaran kepada siswa Dirinya mengharapkan agar nantinya
para guru dan siswa bisa lebih serius dan bekerja keras agar pelaksanaan UN
secara Online bisa diikuti dengan baik sehingga mendapatkan hasil yang baik
bagi sekolah. (CN-01)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *