Ambon,cahayanusantara12.com


Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff mengatakan, Kalau hari ini, IAKO-INTIM Ambon melaksanakan
Syukuran Dies Natalis XXXIII yang
dirangkaikan
dengan Wisuda Sarjana, dan juga Doa Syukur Pencanangan
Teknologi Bubu, itu menandakan bahwa IAKO-INTIM Ambon
tetap
berkomitmen dalam menata dan
mempersiapkan diri untuk turut serta
membangun sumberdaya manusia yang berkualitas di Provinsi Maluku.
Demikian antara lain Sambutan tertulis Gubernur
Maluku yang dibacakan
oleh Staf
Ahli Gubernur, Bakri Lumbessy pada saat Wisuda Sarjana Satu
(S1) dan Sarjana Dua (S2)serta Dies Natalis ke XXXIII
Institut Agama
dan Keagamaan
Oikumene Indonesia Timur (IAKO INTIM) Ambon, Senin,
28/9. Di kampus IAKO Intim Ambon. Dikatakan, Berkenaan dengan itu, dirinya
mengajak  semua pihak
memanjatkan
puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sebab masih
diberikan kesehatan, kekuatan dan kesempatan untuk
melaksanakan tugas
dan panggilan
kita masing-masing. Lebih dari itu, Assagaff  juga
mengajak untuk mensyukuri eksistensi IAKO-INTIM Ambon
sebagai salah
satu Perguruan Tinggi
Swasta di Maluku, yang tetap setia mengemban Tri
Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang Pendidikan,
Penelitian dan
Pengabdian
Masyarakat.
“Saya percaya, dengan
senantiasa melakukan introspeksi dan evaluasi
diri, IAKO-INTIM Ambon semakin matang dari waktu ke
waktu, dalam
mengemban tugas-tugas
pelayanan dan pendidikan demi kemajuan dan
pengembangan Garbah Ilmiah”, kata Assagaff.
Menurutnya, Pelaksanaan Wisuda yang merupakan
rangkaian Perayaan Dies
Natalis 
ini, merupakan momentum inaugurasi, di mana sebuah lembaga
pendidikan dituntut mengembangkan karakter keilmiahannya
yang
spesifik, dan juga membentuk
habitus intelektual warganya, agar
menjadi
komunitas ilmiah yang bukan hanya berpengetahuan secara
akademis tetapi juga secara praksis, di dalam relasi
dengan
masyarakat. “Karenanya, sebuah Perguruan Tinggi dalam kehadirannya
di masyarakat,
harus bisa menjawab
kebutuhan  pengembangan kualitas Sumberdaya
Manusia dan profesionalisme Pelayanan Publik” tegas
Assagaf sambil
menambahkan 
Publik adalah “user” dari Perguruan Tinggi itu, sehingga
setiap Perguruan Tinggi dituntut untuk selalu memberi
jawaban-jawaban
yang akurat,
obyektif, dan komprehensif, terhadap kebutuhan “user”.
Menurut
Gubernur, hal Ini merupakan sebuah harga yang harus dibayar
oleh Perguruan Tinggi, karena telah terbentuk stigmanisasi
bahwa
setiap sarjana dan tenaga
ahli atau profesional yang dilahirkan dari
suatu Perguruan Tinggi, merupakan potensi Sumber Daya
Manusia yang
memiliki kelebihan,
dan oleh sebab itu yang bersangkutan harus dapat
menggerakkan perubahan di dalam masyarakat, bahkan di
daerah.
“Wisuda yang dilaksanakan
hari ini dengan Tema : “Yesus Tanase :
Maluku Lumbung Ikan Nasional” sangat relevan dengan kondisi kekinian
Provinsi Maluku” ujar Assagaff seraya
menambahkan, sebagai salah satu
provinsi
berkarakteristik kepulauan, Maluku memiliki luas wilayah
581.376 km persegi yang terdiri dari luas lautan
sebesar 527.191 km
persegi atau
92,4% dan daratan 54.185 km persegi atau hanya 7,6%.
Dengan karakteristik seperti ini, wilayah Provinsi
Maluku memiliki
potensi sumberdaya
perikanan yang melimpah, bahkan mencapai 1,6 juta
ton/tahun, sebagaimana hasil kajian Badan Riset
Kelautan dan Perikanan
bekerjasama
dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Oceanologi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Melihat potensi laut Maluku yang begitu kaya,
tentunya merupakan modal
berharga
untuk menjadikan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional, yang
dicanangkan pada Sail Banda 2010 yang lalu. Menjadikan
Maluku sebagai
Lumbung Ikan
Nasional, berarti menjadikan daerah Maluku sebagai
produsen perikanan terbesar di Indonesia, yang mampu
mensuplai
kebutuhan konsumsi
masyarakat dan industri nasional dan menjadi
eksportir utama komoditas perikanan Indonesia.
Ini merupakan tantangan bagi kita, khususnya
penetapan Provinsi Maluku
sebagai
Lumbung Ikan Nasional yang hingga saat ini terus kita
perjuangkan. Untuk itu, seluruh anak bangsa di daerah
ini, baik
Pemerintah Daerah,
lembaga pendidikan, maupun masyarakat Maluku, turut
bertanggung jawab untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita
mulia ini.
Selanjutnya menurut
Gubernur, sebagai institusi edukasi yang berciri
teologis, kiprah IAKO-INTIM patut diberikan apresiasi,
karena
IAKO-INTIM juga memiliki
pusat kajian yang inovatif dan kreatif. Ini
dibuktikan dengan Pencanangan Teknologi Bubu
IAKO-INTIM Ambon yang
dilaksanakan
tepat dengan Dies Natalis dan Wisuda Sarjana.
Dengan kesadaran ini, kata Assagaff, IAKO-INTIM
sesungguhnya telah
membantu
Pemerintah Daerah dalam membangun pengetahuan dan ketrampilan
Teknologi Bubu bagi masyarakat nelayan. “Saya berharap, mulai hari ini, para wisudawan harus
merubah pola
pikir, pola tindak
dan pola laku ke arah yang lebih arif, bijaksana
dan produktif. Saudara-saudara telah memiliki
kelebihan yang tidak
semua orang
dapat mencapainya. Peran saudara-saudara kiranya semakin
ditingkatkan lagi, termasuk pada sektor swasta, sektor
riil, maupun
dunia usaha dan
profesi yang menunggu sentuhan karya kalian” Ungkap
Gubernur, sambil melanjutkan, . Satu hal yang harus dipahami, bahwa yang membedakan
lulusan IAKO-INTIM
dengan lulusan
sekolah tinggi lainnya adalah kedalaman berpikir dan
berprilaku yang lebih mengandalkan kebenaran Firman
Tuhan. Kesadaran
teologis inilah
yang harus tetap dijaga dan menjadi kekuatan dalam
diri setiap wisudawan. Karena itu Assagajj berharap lulusan IAKO INTIM bisa
menjadi pembeda
di lingkungan
tempatnya bekerja. Kebenaran, kejujuran, hati yang takut
akan Tuhan, harus menjadi landasan spiritual yang
kokoh dalam
melaksanakan seluruh
tugas dan pekerjaan yang diberikan.
Di
akhir sambutannya atas nama Pemerintah Daerah, Gubernur
menyampaikan Selamat dan Sukses kepada para wisudawan
beserta orang
tua/Wali dan
keluarga.
Demikian halnya kepada
civitas akademika IAKO INTIM Ambon, orang nomor
satu Maluku itu  mengucapkan selamat memperingati
Dies Natalis XXXIII
tahun 2015
seraya berharap kerjasama yang telah dibangun selama ini
dengan Pemerintah Daerah, tetap terpelihara dan lebih
ditingkatkan di
masa mendatang,
sebagai wujud dharma bakti lembaga pendidikan IAKO
bagi kepentingan masyarakat di Provinsi Maluku. (CN-01)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *